Sorot
{{caption}}
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Demo Ricuh di Gedung Grahadi

{{caption}}
Dua Granat Nanas Bekas Perang Dunia II Dimusnahkan di Jayapura

{{caption}}
Lubang 30 Cm Renggut Nyawa Balita di Tebet

{{caption}}
Cegah Tawuran Lewat Penjaringan Boxing, Tanding Tinju di Rusun

{{caption}}
Isi Pesan Terakhir Dokter Icha pada Keluarga: Saya Takut, Biar Saya Mati

{{caption}}
Lapas Cipinang Bantah Razman Nasution Dapat Perlakuan Khusus

Topik Terkait
{{caption}}
Pembaruan Data Bantuan Sosial: 470 Ribu Keluarga Baru Terima Bansos di Kuartal II 2026

Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menambah 470.000 keluarga baru sebagai penerima Pembaruan Data Bantuan Sosial di kuartal kedua 2026, menyusul pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTSEN).

{{caption}}
470.000 KPM Baru Bansos Mulai Terima Bantuan Sosial Triwulan II 2026

Kementerian Sosial mengumumkan lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru bansos akan menerima bantuan pada triwulan kedua 2026, hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang akurat.

{{caption}}
Data Terbaru BPS: 11 Ribu Penerima Bansos Dicoret, Ini Alasannya

Data ini menjadi rapor merah bagi belasan ribu keluarga tersebut karena akan segera dibersihkan dari daftar penerima.

{{caption}}
Perkuat Akurasi Data PBI, Pemerintah Pastikan 152 Juta Jiwa Masuk Daftar Penerima

Sekitar 52 persen dari total populasi Indonesia, yang setara dengan 152 juta orang, telah terdaftar sebagai penerima Program Bantuan Iuran (PBI).

{{caption}}
Dinsos Banjarmasin Pastikan 48 Ribu Penerima Bansos BPJS Banjarmasin Sesuai DTKS Kemensos

Dinas Sosial Kota Banjarmasin mengumumkan 48 ribu Penerima Bansos BPJS Banjarmasin untuk iuran BPJS Kesehatan telah diverifikasi sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos, memastikan bantuan tepat sasaran.

{{caption}}
Kemensos dan BPS Tetapkan Prioritas Bansos Baru untuk 4,2 Juta Penerima

Kementerian Sosial bersama BPS mengalihkan kuota bantuan sosial dari penerima tidak layak kepada 4,2 juta Prioritas Bansos Baru, termasuk lansia dan penyandang disabilitas, demi akurasi penyaluran.

{{caption}}
Mensos dan Kepala BPS Pastikan Pemutakhiran Data Bansos Tambahan Tepat Sasaran

Pemutakhiran ini untuk memastikan ketepatan penerima bantuan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk disalurkan BLTS kepada 35,04 juta KPM.

{{caption}}
Kemensos Perkuat Pemutakhiran Data, Hentikan Bansos bagi Penerima Tak Layak

Gus Ipul menjelaskan, pemutakhiran data dilakukan rutin setiap 3 bulan untuk menyesuaikan dengan perubahan kondisi masyarakat, seperti kelahiran, kematian dll.

{{caption}}
Bansos Pemerintah Dicabut?

Kepala BPS pun yakin penyaluran bansos pada Triwulan II/2025 dapat tepat sasaran.

{{caption}}
Bansos PKD dari Pemprov DKI Cair Tiap Bulan, Per Orang Dapat Rp300.000

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan verifikasi dan validasi ke lapangan agar bansos dapat lebih tepat sasaran.

{{caption}}
Dinsos Jakarta Evaluasi Data Penerima Bansos, Warga Bisa Cek Status di Link Ini

Bagi Warga Jakarta bisa cek status penerimaan bansos melalui link ini

{{caption}}
Wali Kota Singkawang Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Data Akurat

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyerukan partisipasi aktif masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026, menekankan pentingnya data akurat untuk perencanaan pembangunan daerah.

bps
{{caption}}
BPS Pastikan Data Sensus Ekonomi 2026 Hanya untuk Statistik dan Terjamin Kerahasiaannya

Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan seluruh data Sensus Ekonomi 2026 hanya untuk kepentingan statistik dan dijamin kerahasiaannya, penting untuk kebijakan pemerintah yang tepat sasaran.

{{caption}}
Kejujuran Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat Jadi Kunci Utama Program Mensos di Palembang

Menteri Sosial menegaskan kejujuran dalam penjangkauan siswa Sekolah Rakyat adalah fondasi utama, memastikan program ini tepat sasaran bagi keluarga terpinggirkan di Palembang dan sekitarnya.

bps
{{caption}}
Sensus Ekonomi 2026 Palembang: Ribuan Petugas Siap Potret Perekonomian Daerah

Pemerintah Kota Palembang menggandeng 7.588 petugas untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, langkah strategis demi data akurat dan pembangunan tepat sasaran. Simak detail persiapannya!

bps
{{caption}}
DJPb Pastikan APBN Perkuat Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 NTT Sebesar Rp137,89 Miliar

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) menegaskan dukungan APBN Rp137,89 miliar untuk Sensus Ekonomi 2026 NTT. Anggaran ini vital untuk data akurat demi pembangunan daerah.

{{caption}}
BPS Rejang Lebong Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Jamin Kerahasiaan Data

Badan Pusat Statistik (BPS) Rejang Lebong meminta partisipasi aktif warga dalam Sensus Ekonomi 2026, menjamin kerahasiaan data dan menepis hoaks terkait pajak. Pahami pentingnya Sensus Ekonomi 2026 Rejang Lebong untuk data ekonomi nasional.

{{caption}}
Ombudsman Dorong Pemdes Pulau Kecil Bangka Selatan Data Ulang Penerima Bansos

Ombudsman RI Babel mendesak Pemdes di pulau kecil Bangka Selatan untuk data ulang penerima bansos. Penyaluran bantuan yang belum tepat sasaran jadi sorotan, menuntut pembaruan data demi keadilan sosial.

{{caption}}
Mensos Gus Ipul Usul Tambah Anggaran Rp22,49 Triliun Agar Bansos dan Sekolah Rakyat Optimal

Gus Ipul juga mengeluhkan berkurangnya anggaran perlindungan dan jaminan sosial, serta anggaran rehabilitasi sosial (Atensi).

{{caption}}
Luhut: Pemerintahan ini akan Berbasis Digitalisasi dengan Support AI

Pemerintah tengah mempercepat transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

{{caption}}
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026

Selama ini tantangan penyaluran bansos masih berkaitan dengan data yang belum sepenuhnya terhubung antarinstansi.

{{caption}}
Cak Imin: Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan

pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem mencapai 0 persen pada 2026. Untuk mendukung target tersebut, 88 kabupaten/kota akan menjadi fokus lintas kementerian.

{{caption}}
Mensos Coret Permanen 11.000 Penerima Bansos yang Terlibat Judol di Awal 2026

Menurut Gus Ipul, langkah tersebut dilakukan agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan membutuhkan.