Bocah 9 Tahun Meninggal Tenggelam Saat Mencari Kelereng di Sungai Bandar Lampung
Korban, Abdul Rosyid Asady, merupakan warga Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.
Seorang anak berusia 9 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Way Awi, Jalan Hanoman, Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban, Abdul Rosyid Asady, merupakan warga Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.
Camat Tanjungkarang Timur, Dedi Saputra, menceritakan bahwa sekitar pukul 13.00 WIB, Abdul Rosyid sedang bermain bersama tiga temannya di sungai tersebut untuk mencari kelereng.
"Saat sampai di sungai mereka pun mencari kelereng, tak berselang lama tiba-tiba korban langsung membuka baju dan langsung berenang dan membuat teman-temannya kaget," ujar Dedi.
Kedalaman Air Sungai
Namun, kedalaman air sungai yang tidak diketahui oleh korban maupun teman-temannya membuat Abdul Rosyid tenggelam.
"Ketiga rekannya pun berteriak minta tolong setelah yang mengetahui korban tenggelam. Setelah ditolong korban tak ada perubahan sehingga dibawa ke puskesmas dan dinyatakan meninggal dunia," jelas Dedi.
Pengawasan Orangtua
Dedi menekankan pentingnya pengawasan orang tua saat anak-anak bermain, terutama di lokasi berisiko tinggi seperti sungai.
"Saya menghimbau kepada seluruh orang tua agar dapat lebih mengawasi anak-anaknya, dan menghindari untuk bermain ditempat yang berbahaya seperti sungai," katanya.