Bocah 10 Tahun di Selayar Tewas Tenggelam di Wahan Wisata Kolam Renang
Polisi kemudian memasang garis polisi dan menutup sementara wahana kolam renang itu.
Seorang bocah inisial A (10) tewas tenggelam saat berenang di wahana wisata Halona Waterboom, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan Sabtu (10/1) kemarin. Usai kejadian tersebut, Kepolisian Resor Kepulauan Selayar memasang garis polisi dan menutup sementara Halona Waterboom untuk kepentingan penyelidikan.
Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Selayar Ajun Komisaris Besar Didid Imawan, menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut. Ia menyesalkan adanya korban meninggal dunia.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini, terlebih korban merupakan anak di bawah umur,” ujarnya melalaui keterangan tertulis, Minggu (11/1).
Ditutup Sementara
Didid menegaskan Polres Kepulauan Selayar akan menangani peristiwa tersebut secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami akan melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mengungkap secara jelas kronologis serta faktor-faktor penyebab kejadian ini. Termasuk pengelolaan dan penerapan standar operasional di lokasi wisata,” kata Didid.
Polres Kepulauan Selayar pun telah melakukan penyelidikan. Untuk sementara, Halona Waterboom ditutup untuk kepentingan penyelidikan.
"Kami menutup sementara operasional wahana permandian Halona Waterboom dan memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian guna menjaga status quo tempat kejadian perkara," tegasnya.
Dibwa ke Rumah Sakit
Didid meminta pihak keluarga korban untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada kepolisian. Saat ini penyidik telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, melakukan visum terhadap korban.
"Kami juga meminta keterangan dari pihak pengelola guna menentukan langkah hukum selanjutnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya.
Informasi yang dihimpun, kronologi kejadian saat korban datang ke Halona Waterboom bersama keluarganya. Pelajar asal Dusun Boneapara, Desa Parak, Kecamatan Bontomanai sempat diarahkan oleh kakanya untuk berenang di kolam anak.
Namun, korban kemudian ikut masuk ke kolam dewasa dengan kedalaman sekitar 90 hingga 140 sentimeter. Diduga korban mengalami kelelahan saat berada di kolam hingga akhirnya tenggelam.
Sejumlah pengunjung yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Barugaia. Namun, kondisi korban dinilai memerlukan penanganan lebih lanjut, pihak puskesmas kemudian merujuk korban ke rumah sakit. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban dinyatakan meninggal.