Nahas, Bocah Berenang di Pantai Karewaca saat Hujan Deras Meninggal Dunia Tersambar Petir
Korban ditemukan di perairan dangkal, sekitar 15 meter dari bibir pantai. Saat dievakuasi, kondisi tubuh korban mengalami memar dan sudah meninggal dunia.
Nasib nahas dialami seorang bocah berinisial G (10) yang meninggal dunia akibat tersambar petir. Sebelumnya, bocah tersebut bermain di pinggir Pantai Karewaca, Kecamatan Malunda, Kabupaten Mamuju, Senin (4/5) kemarin.
Kepala Kepolisian Sektor Malunda Inspektur Satu Antonius B membenarkan ada seorang anak meninggal dunia akibat tersambar petir. Saat kejadian, korban sedang bermain bersama temannya di pinggir pantai.
"Saat itu memang kondisinya sedang hujan deras," ujar Antonius melalui keterangan tertulisnya, Selasa (5/5).
Tidak berselang lama, suara petir terdengar keras. Saat itu, teman korban yang sedang berenang langsung belari mencari tempat berteduh.
"Tapi saat itu korban tidak sempat menyelamatkan diri dan tersambar petir," ujar dia.
Teman korban yang melihat langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Malunda untuk mendapatkan pertolongan.
"Korban sempat dilarikan ke puskesmas. Tapi nyawa korban tidak tertolong," kata Antonius.
Kesaksian Warga
Salah satu warga, Kanna menambahkan saat kejadian korban bermain bersama tiga temannya. Kanna mengatakan warga baru mengetahui ada orang tersambar petir saat teman korban meminta tolong.
"Kondisinya saat itu sedang hujan deras. Korban saat dievakuasi warga sudah dalam kondisi terapung," ujar Kanna.
Korban ditemukan di perairan dangkal, sekitar 15 meter dari bibir pantai. Saat dievakuasi, kondisi tubuh korban mengalami memar dan sudah meninggal dunia.