Unhas Perkuat Pengembangan Pendidikan Vokasi di Selayar, Rektor: Bangun Masa Depan Berbasis Potensi Lokal

Universitas Hasanuddin (Unhas) serius perkuat pengembangan pendidikan vokasi di Kabupaten Kepulauan Selayar. Langkah ini responsif terhadap kebutuhan lokal dan potensi maritim, menjadikan pengembangan pendidikan vokasi Unhas Selayar sangat relevan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Unhas Perkuat Pengembangan Pendidikan Vokasi di Selayar, Rektor: Bangun Masa Depan Berbasis Potensi Lokal
Universitas Hasanuddin (Unhas) serius perkuat pengembangan pendidikan vokasi di Kabupaten Kepulauan Selayar. Langkah ini responsif terhadap kebutuhan lokal dan potensi maritim, menjadikan pengembangan pendidikan vokasi Unhas Selayar sangat relevan. (AntaraNews)

Universitas Hasanuddin (Unhas) secara aktif memperkuat pengembangan pendidikan vokasi di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan spesifik dan karakteristik geografis lokal. Kehadiran institusi pendidikan vokasi dinilai sangat relevan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di wilayah kepulauan tersebut.

Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa (JJ), mengapresiasi komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam memajukan pendidikan. Ia menegaskan bahwa pendidikan vokasi akan menjadi pilar utama bagi kemajuan Selayar di masa mendatang. Hal ini bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga pembangunan masa depan daerah yang berbasis pada potensi yang dimiliki.

Penegasan ini disampaikan Rektor JJ di Makassar pada Sabtu (02/5) saat acara penyerahan tanah hibah dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar kepada Unhas. Hibah ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan pertumbuhan pendidikan vokasi yang berkualitas di Selayar.

Unhas Fokus Kembangkan Vokasi di Selayar untuk Kebutuhan Lokal

Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menekankan pentingnya pendidikan vokasi sebagai “pengikat baru” bagi kemajuan Kabupaten Kepulauan Selayar. Menurutnya, pengembangan pendidikan vokasi di Selayar harus berorientasi pada pembangunan masa depan daerah yang memanfaatkan potensi lokal secara maksimal. Komitmen ini selaras dengan karakteristik geografis Selayar yang strategis dan menuntut pendekatan pendidikan yang berbeda.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menunjukkan langkah proaktif dan komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan, yang sangat diapresiasi oleh Unhas. Hibah tanah dan bangunan dari Pemkab Selayar merupakan bukti nyata visi besar kepala daerah untuk memajukan sektor pendidikan. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan pendidikan vokasi dan meningkatkan kualitas layanan di Selayar.

Melalui pengembangan pendidikan vokasi, Unhas berupaya menciptakan sumber daya manusia yang siap kerja dan relevan dengan potensi unggulan daerah. Fokus pada kebutuhan lokal akan memastikan lulusan memiliki keterampilan yang dibutuhkan oleh industri dan sektor produktif di Selayar. Ini akan berkontribusi pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Optimalisasi Potensi Kelautan dan Perikanan Melalui Kolaborasi Internasional

Meskipun memiliki potensi besar, sektor kelautan dan perikanan di Selayar masih memerlukan penguatan dalam konteks keilmuan. Prof. Jamaluddin Jompa menyoroti bahwa perhatian terhadap sektor ini perlu diperkuat agar dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Unhas telah mengambil langkah konkret untuk mendukung penguatan ini, salah satunya melalui kolaborasi strategis.

Unhas menjalin kerja sama dengan Guangdong University untuk mendukung riset dan pengembangan budidaya perikanan. Kolaborasi ini diharapkan dapat membawa inovasi dan teknologi terkini ke Selayar. Rektor JJ menyebutkan bahwa Selayar berpotensi menjadi proyek percontohan atau pilot project dalam riset dan pengembangan budidaya perikanan secara komprehensif.

Tujuan utama dari inisiatif ini adalah memastikan bahwa riset yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan lokal dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Dengan demikian, pengembangan pendidikan vokasi di bidang kelautan dan perikanan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada aplikasi praktis yang relevan dengan kondisi Selayar.

Tantangan Geografis dan Peran Strategis Pendidikan Vokasi

Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali, mengakui bahwa daerahnya menghadapi berbagai tantangan pembangunan, terutama terkait keterbatasan lahan dan kondisi geografis kepulauan yang tersebar. Situasi ini menuntut pendekatan pembangunan yang adaptif dan berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya metode konvensional. Pendidikan vokasi menjadi salah satu solusi strategis untuk mengatasi hambatan ini.

Pendidikan vokasi menawarkan pendekatan yang lebih aplikatif dan berorientasi pada pengembangan keterampilan praktis. Melalui program-program vokasi, diharapkan dapat tercipta sumber daya manusia yang siap kerja dan memiliki kompetensi sesuai dengan potensi unggulan daerah. Sektor-sektor seperti kelautan, perikanan, dan sektor produktif lainnya dapat dioptimalkan dengan dukungan tenaga terampil.

Natsir Ali menegaskan bahwa membangun di wilayah kepulauan memang memiliki tantangan tersendiri. Namun, ia memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang yang tidak bisa ditunda. Investasi dalam pengembangan pendidikan vokasi di Selayar akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan kemajuan daerah secara keseluruhan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi