Antisipasi Nyepi, Polres Situbondo Siapkan Kantong Parkir di Jalur Pantura
Polres Situbondo mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan tiga kantong parkir strategis di sepanjang jalur Pantura untuk mengantisipasi kemacetan parah akibat penutupan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk saat Hari Raya Nyepi.
Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, telah menyiapkan tiga kantong parkir atau buffer zone. Persiapan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kemacetan di jalur pantura yang menghubungkan Jawa dan Bali, khususnya menjelang Hari Raya Nyepi. Kemacetan diprediksi terjadi akibat penutupan sementara penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, menjelaskan bahwa penutupan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan di jalur pantura Situbondo. Situasi ini diperparah karena bertepatan dengan tingginya volume arus mudik Lebaran. Oleh karena itu, kantong-kantong parkir ini sangat penting untuk disiapkan.
Operasional penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, akan dihentikan sementara mulai 18 Maret pukul 17.00 WIB hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB. Langkah proaktif Polres Situbondo dengan menyiapkan kantong parkir ini diharapkan dapat memecah antrean kendaraan. Tujuannya agar tidak terjadi kemacetan total di jalan raya.
Strategi Polres Situbondo Antisipasi Arus Kendaraan
Penutupan sementara penyeberangan Ketapang-Gilimanuk adalah kebijakan rutin setiap Hari Raya Nyepi. Namun, tahun ini berpotensi menyebabkan penumpukan kendaraan yang signifikan. Jalur pantura Situbondo merupakan akses utama bagi kendaraan yang melintas dari Jawa menuju Bali dan sebaliknya.
Kapolres Bayu Anuwar Sidiqie menekankan bahwa kantong-kantong parkir ini sangat vital. Fungsinya adalah untuk mengurai kepadatan lalu lintas dan mencegah terjadinya kemacetan yang melumpuhkan. Persiapan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran arus kendaraan.
Langkah antisipasi ini diambil untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar dan nyaman. Terutama bagi para pemudik yang memanfaatkan momen libur Lebaran. Pihak kepolisian berupaya maksimal dalam mengelola potensi lonjakan kendaraan.
Lokasi dan Kapasitas Kantong Parkir Strategis
Polres Situbondo telah menetapkan tiga lokasi strategis sebagai kantong parkir. Pemilihan lokasi ini mempertimbangkan kapasitas dan kemudahan akses bagi pengendara. Tujuan utamanya adalah memberikan fasilitas istirahat yang memadai.
Kantong parkir pertama berlokasi di area Waduk Bajul Mati, yang berada di kawasan Taman Nasional Baluran, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih. Lokasi ini memiliki kapasitas sekitar 100 kendaraan. Selain itu, tempat ini menawarkan pemandangan alam yang indah.
Titik kedua adalah lapangan milik PG Assembagoes, Kecamatan Asembagus. Kantong parkir ini merupakan yang terbesar dengan daya tampung hingga 700 kendaraan. Lokasi ini strategis untuk menampung volume kendaraan yang lebih besar.
Kantong parkir ketiga berada di lapangan milik PG Panji. Lokasi ini mampu menampung sekitar 200 kendaraan. Ketiga lokasi ini diharapkan dapat berfungsi optimal.
- Waduk Bajul Mati (Taman Nasional Baluran, Desa Wonorejo, Banyuputih): Kapasitas sekitar 100 kendaraan. Menawarkan pemandangan alam untuk beristirahat dan melepas penat.
- Lapangan PG Assembagoes (Kecamatan Asembagus): Kantong parkir terbesar dengan daya tampung hingga 700 kendaraan.
- Lapangan PG Panji: Kapasitas sekitar 200 kendaraan.
Imbauan dan Harapan Kelancaran Arus Mudik
Untuk memudahkan pengendara, Polres Situbondo juga telah memasang spanduk penunjuk lokasi kantong parkir. Spanduk ini berukuran cukup besar agar mudah terlihat. Tujuannya agar pemudik tidak kebingungan mencari tempat istirahat.
Pemasangan spanduk ini merupakan bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat. Informasi yang jelas sangat membantu pengendara yang menempuh perjalanan jauh. Hal ini juga mendukung kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan.
Dengan disiapkannya tiga kantong parkir yang memadai dan mudah diakses, kepolisian berharap perjalanan arus mudik di jalur pantura Situbondo tetap lancar. Seluruh masyarakat diharapkan dapat merasakan perjalanan yang aman, tertib, dan nyaman.
Sumber: AntaraNews