17 Anak Korban Daycare Little Aresha Alami Gangguan Gizi
Asesmen awal pada anak yang dititipkan maupun alumni daycare Little Aresha ini dilakukan oleh tim yang melibatkan dokter, bidan, ahli gizi dan psikolog klinis.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta telah melakukan asesmen awal terkait kondisi anak yang dititipkan di daycare Little Aresha. Total ada 131 anak yang telah dilakukan asesmen.
Kepala Dinkes Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani mengatakan dari asesmen awal ditemukan adanya belasan anak yang mengalami gangguan gizi atau gizi buruk. Total ada 17 anak yang mengalami gizi buruk.
"Ada 17 anak yang masalah gizi. Itu baru diagnosis sementara. Nanti harus diverifikasi. Diperiksa lagi," kata Emma pada wartawan, Senin (4/5).
Emma menerangkan asesmen awal pada anak yang dititipkan maupun alumni daycare Little Aresha ini dilakukan oleh tim yang melibatkan dokter, bidan, ahli gizi dan psikolog klinis. Tim ini berasal dari enam puskemas di Kota Yogyakarta.
Pendampingan
Terkait kondisi anak yang kekurangan gizi ini, Emma menyebut pihaknya akan melakukan pendampingan berkelanjutan. Selain itu anak yang kekurangan gizi ini akan mendapatkan tambahan makanan.
"Itu nanti ditindaklanjuti. Kalau berat badannya kurang ya nanti diberikan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT)," tutur Emma.
Emma menambahkan untuk pemulihan kondisi psikologis dan tumbuh kembang anak membutuhkan proses. Nantinya Dinkes Kota Yogyakarta akan melakukan evaluasi berkala pada anak-anak korban daycare Little Aresha setiap enam bulan sekali.
"Kita berikan pendampingan berkelanjutan. Ini butuh waktu paling tidak enam bulan. Nanti kita evaluasi lagi," urai Emma.