Kenali Jenis APAR Mobil dan Cara Pemakaiannya yang Aman
Kebakaran pada mobil dapat terjadi kapan saja, namun banyak pengendara yang belum menyadari pentingnya memiliki APAR.
Kebakaran pada mobil dapat terjadi kapan saja, baik akibat korsleting listrik maupun kebocoran bahan bakar. Oleh karena itu, memiliki APAR di dalam kendaraan bukan hanya sekadar pelengkap, melainkan merupakan suatu keharusan demi keselamatan.
Kebakaran pada kendaraan sering kali muncul secara tiba-tiba. Meskipun tampak sepele, percikan api yang disebabkan oleh kabel yang bermasalah atau kebocoran bensin dapat dengan cepat membesar. Inilah sebabnya setiap pengendara disarankan untuk memiliki APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di dalam mobil mereka.
Namun, sebelum melakukan pembelian, penting untuk memahami berbagai jenis APAR yang ada serta cara penggunaannya agar dapat berfungsi efektif dalam situasi darurat.
APAR adalah alat pemadam kebakaran portabel yang dirancang untuk digunakan pada tahap awal kebakaran. Dalam konteks otomotif, APAR dibuat dengan ukuran yang lebih ringkas dan ringan, sehingga mudah disimpan di bawah kursi, dalam bagasi, atau di kompartemen kecil.
Fungsi APAR sangat jelas, yaitu membantu mencegah api kecil berkembang menjadi kebakaran besar. Dengan penggunaan yang tepat, APAR dapat menyelamatkan nyawa pengemudi, penumpang, serta kendaraan itu sendiri.
Selain itu, keberadaan APAR juga memberikan rasa tenang bagi pengendara. Ketika api kecil muncul, Anda sudah memiliki alat utama untuk menanganinya sebelum bantuan datang.
Beberapa jenis alat pemadam api ringan (APAR)
Setiap Alat Pemadam Api Ringan (APAR) memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda. Menurut informasi yang diperoleh dari situs resmi Suzuki pada Selasa, 23 September 2025, terdapat empat jenis APAR yang umum digunakan untuk kendaraan.
Pertama, APAR Air, yang cocok untuk memadamkan kebakaran kelas A, seperti yang berasal dari material padat seperti kayu, kertas, dan kain. Meskipun harganya terjangkau dan mudah digunakan, alat ini tidak direkomendasikan untuk kebakaran listrik dan cairan yang mudah terbakar.
Kedua, ada APAR Busa yang efektif untuk kebakaran yang disebabkan oleh cairan mudah terbakar, termasuk bensin dan minyak, yang termasuk dalam kategori kelas B. Namun, salah satu kelemahannya adalah busa yang digunakan dapat meninggalkan residu yang dapat mengotori komponen kendaraan.
Ketiga, APAR Serbuk Kimia merupakan jenis yang paling serbaguna karena dapat digunakan untuk memadamkan kebakaran kelas A, B, dan C, termasuk kebakaran listrik. Meskipun efektif dan cepat dalam memadamkan api, residu dari serbuk kimia ini sulit dibersihkan dan dapat merusak mesin kendaraan.
Terakhir, terdapat APAR Karbondioksida (CO2), yang efektif untuk kebakaran kelas B dan C. Salah satu kelebihan dari APAR ini adalah tidak meninggalkan residu, sehingga aman untuk digunakan pada peralatan elektronik.
Namun, alat ini kurang efektif untuk memadamkan kebakaran yang berasal dari material padat, yang termasuk dalam kelas A. Dengan memahami karakteristik masing-masing APAR, pengguna dapat memilih alat yang sesuai untuk kebutuhan mereka.
Cara pakai APAR
APAR (Alat Pemadam Api Ringan) akan berfungsi secara efektif hanya jika digunakan dengan cara yang tepat. Berikut adalah langkah-langkah dasar yang perlu Anda ketahui:
- Pastikan Situasi Aman: Hindari mendekati api yang sudah membesar. Jika situasinya berbahaya, segera menjauh dan hubungi pemadam kebakaran.
- Periksa Kondisi APAR: Perhatikan indikator tekanan pada APAR. Jika jarum menunjukkan zona hijau, berarti APAR siap untuk digunakan.
- Tarik Pin Pengaman: Lepaskan kunci pengaman agar APAR dapat berfungsi dengan baik.
- Arahkan Nosel ke Api: Berdirilah pada jarak 1,5 hingga 2 meter dari sumber api, kemudian arahkan nosel ke titik api, bukan ke arah asap.
- Tekan dan Semprotkan dengan Gerakan Sapu: Tekan tuas secara terus-menerus sambil melakukan gerakan menyapu dari kiri ke kanan hingga api padam.
- Pastikan Api Benar-Benar Padam: Periksa kembali area sumber api untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa. Jika api masih menyala, ulangi langkah-langkah tersebut atau segera cari bantuan tambahan.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat meningkatkan peluang untuk memadamkan api dengan aman dan efektif.
Ingatlah, penggunaan APAR yang tepat adalah kunci untuk mencegah kebakaran yang lebih besar dan menjaga keselamatan diri serta orang-orang di sekitar Anda.