Menikmati Pleret Jajanan Tradisional Khas Jawa untuk Ritual Tanam Padi hingga Pesta Pernikahan, Legit Gurih dan Kaya Filosofi
Jajanan ini mulai populer sejak tahun 1960-an dan dipercaya para petani membuat hasil panen melimpah.
Jajanan ini dipercaya para petani membuat hasil panen melimpah
Menikmati Pleret Jajanan Tradisional Khas Jawa untuk Ritual Tanam Padi hingga Pesta Pernikahan, Legit Gurih dan Kaya Filosofi
Pleret adalah panganan tradisional berbahan dasar tepung beras yang diolah sedemikian rupa hingga mempunyai ragam bentuk, rasa dan warna.
Tradisi
Mengutip Instagram @lamonganbercerita, jajanan tradisional ini dinamakan pleret karena berkaitan dengan Tradisi Pleretan di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Lamongan hingga Gresik.
Kue pleret dibentuk seperti ulat dan diberi parutan kelapa di atasnya. Setelah disajikan, sebagian diletakkan di tiap sudut sawah.
Para petani percaya bahwa pleret yang diletakkan di sudut sawah akan menghindarkan tanaman mereka dari ulat. Mereka puun berharap hasil panen lebih melimpah.
Menurut sesepuh Desa Blajo, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan yang melestarikan Tradisi Pleretan, jajajan tradisional ini tersebut dinamakan pleret karena cara pembuatannya dipleret-pleret di bakul.
Acara Pernikahan
Mengutip situs Indonesian Chef Association (2020), pleret biasanya disajikan pada hari-hari tertentu, seperti acara pernikahan, khitan dan sebagainya.
Pada acara pernikahan di Kabupaten Nganjuk, pleret dibentuk menjadi sepasang boneka kecil, laki-laki dan perempuan, dengan satu payung di atasnya.
Boneka ini menjadi simbol agar pengantin saling melindungi dan selalu bersama hingga akhir hayat, baik dalam suka maupun duka.
Es Gempol Pleret
Sementara itu, di Kabupaten Blitar, pada hari-hari biasa sering dijumpai Es Pleret sebagai jajanan khas dengan rasa manis, gurih dan segar. Mengutip situs resmi Pemkot Blitar, menikmati Es Pleret bisa menyegarkan dahaga.
Es Pleret terbuat dari tepung beras dan biasanya diberi pewarna seperti merah, putih atau hijau agar lebih menarik. Es pleret disajikan dengan santan dan juruh alias gula jawa yang telah dicairkan sehingga cita rasa manisnya khas.