Mengunjungi Kota Keris Sumenep, Diakui UNESCO Diminati Pasar Luar Negeri

Saking banyaknya pengrajin keris di Sumenep, daerah ini dijuluki kota keris. Ada 500 lebih pengrajin keris di Sumenep.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Mengunjungi Kota Keris Sumenep, Diakui UNESCO Diminati Pasar Luar Negeri
Mengunjungi Kota Keris Sumenep, Diakui UNESCO Diminati Pasar Luar Negeri (Merdeka.com)

Ada 500 lebih pengrajin keris di Sumenep.

Saking banyaknya pengrajin keris di Sumenep, daerah ini dijuluki kota keris. Ada 500 lebih pengrajin keris di Sumenep yang menjadikan daerah ini sebagai penghasil kerajinan keris terbesar se-Indonesia.
Dok. Istimewa

Ratusan empu atau pembuat keris tersebar di wilayah Kecamatan Saronggi, Kecamatan Sumenep
Lokasi empu berada di sejumlah titik di Kecamatan Saronggi. Banyaknya pembuat keris di Sumenep tak lepas dari budaya nusantara. Diketahui, banyak daerah di  Indonesia yang warganya mampu membuat keris. Namun, pelestarian keris dalam skala besar ternyata hanya ada di Sumenep. Tak heran jika Sumenep menjadi sentra keris terbesar di Indonesia.

Beragam Jenis
Dok. Istimewa

Pembuatan keris di Sumenep  disesuaikan pesanan para kolektor. Pembuat keris bisa membuat beragam model, mulai gaya Majapahit, model keris Mataram, serta keris model Madura sendiri.

Keris Sumenep tidak terjual di wilayah lokal, tetapi juga sudah terjual  ke luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.<br>
Dok. Istimewa

Desa Aengtongtong adalah salah satu diantara beberapa wilayah penghasil dan pembuat keris di Pulau Madura, Secara geografis Desa Aeng Tongtong termasuk wilayah dataran tinggi dan sebagian besar dataran rendah. Kondisi alamnya sangat beragam karena terdiri dari banyak sumber daya alam (SDA) di antaranya sawah, ladang tembakau, ladang padi, kebun kelapa, perbukitan dan lain-lain.

Membuat keris di Desa Aeng Tongtong  adalah mata pencaharian sebagian besar masayarakat selain bercocok tanam. Pesanan keris yang datang ke para empu di desa ini silih berganti, salah satu pemesan paling banyak datang dari Yogyakarta. Para empu tidak hanya melayani pemesanan keris untuk koleksi, tetapi juga terbuka membuatkan keris untuk oleh-oleh. 

Diakui UNESCO
Dok. Istimewa

Pada 2012, badan khusus PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO) menyatakan bahwa Kabupaten Sumenep memiliki empu terbanyak di Asia Tenggara dengan jumlah mencapai 524 orang, seperti dilansir dari sumenepkab.go.id.

Jadi Suvenir G20
Dok. Istimewa

Keris Sumenep dipilih Menparekraf RI Sandiaga Uno menjadi souvenir bagi para pemimpin dunia yang hadir di ajang G20 di Bali tahun 2022 silam. Ia ingin memperkenalkan keris Sumenep kepada para pemimpin negara ternama. 

Rekomendasi