Sorot
{{caption}}
Penampakan Kabel SUTET Terputus di Balik Tragedi Sumatra Blackout

{{caption}}
Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon, Manajemen Buka Suara

{{caption}}
Eks Wamenaker Noel Mengaku Pernah Dilarang Naik Pesawat Lion Air karena Bela Buruh

{{caption}}
Jokowi Siap Keliling Indonesia Temui Kader PSI: Saya Sudah Sehat

{{caption}}
Grup Elite, 11 Juara Liga Inggris dengan 2 Klub Berbeda

{{caption}}
Ayah Bupati Nonaktif Bekasi Bantah Tudingan Kepala Dinas Terima Rp 500 Juta

Topik Terkait
{{caption}}
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia: Ancaman Serius dan Langkah Penanggulangan Pemprov DKI

Kualitas udara Jakarta kembali menjadi sorotan setelah dinobatkan sebagai yang terburuk di dunia pada Minggu pagi. Simak langkah Pemprov DKI menanggulangi masalah Kualitas Udara Jakarta ini.

{{caption}}
Jakarta Kembali Jadi Kota Paling Berpolusi Pertama di Dunia

Informasi itu berdasarkan data situs pemantau kuallitas udara IQAir.

{{caption}}
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua Dunia, Warga Diimbau Bermasker dan Hindari Aktivitas Luar Ruangan

Situs tersebut juga merekomendasikan terkait kondisi udara di Jakarta, yaitu bagi masyarakat sebaiknya menghindari aktivitas di luar ruangan.

{{caption}}
Kualitas Udara Jakarta Kamis Pagi Tidak Sehat dan Terburuk Kedua di Dunia

Jakarta menduduki kota paling berpolusi dengan kualitas udara terburuk kedua di dunia

{{caption}}
Kualitas Udara Jakarta Minggu Pagi Tidak Sehat, Terburuk Ketiga di Dunia

Kualitas udara DKI Jakarta, pada Minggu (23/6), masuk kategori tidak sehat. Indeks kualitas udara di Ibu Kota bahkan tercatat yang terburuk ketiga di dunia.

{{caption}}
Jumat Pagi, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Jakarta sebagai kota dengan kualitas udara peringkat kedua terburuk di dunia

{{caption}}
Kualitas Udara Jakarta 7 Juni 2024: Nomor Satu Terburuk di Dunia

Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada di urutan pertama dengan angka 176 atau masuk dalam kategori tidak sehat.

{{caption}}
FOTO: Kabut Polusi Udara Kembali Menyelimuti Jakarta dan Tercatat Terburuk Kedua di Dunia

Ibu Kota Jakarta kembali Diselimuti polusi udara. Kondisi ini membuat Jakarta berada pada posisi kedua sebagai kota berpolusi terburuk sedunia.

{{caption}}
Jakarta Kembali Jadi Kota Besar dengan Kualitas Udara Paling Buruk di Dunia

Setelah Jakarta, kota dengan kualitas udara terburuk berikutnya adalah Doha (Qatar) dan Delhi (India).

{{caption}}
Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Peringkat 2 Terburuk di Dunia

Di Jakarta Pusat, Indeks Standar Pencemaran Udara Maksimum berada di angka 91 dengan kategori sedang. Kemudian, di Jakarta Barat 51 dengan kategori sedang.

{{caption}}
Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Peringkat Kedua Terburuk di Dunia

Namun, jika melansir aplikasi JAKI, kualitas udara di Jakarta rata-rata dalam kondisi sedang hingga pukul 06.00 WIB.

{{caption}}
Jakarta Kembali jadi Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia, Kalahkan Qatar dan Baghdad

Masyarakat pada kota dengan indeks kualitas udara tidak sehat disarankan untuk memakai masker jika melakukan aktivitas di luar rumah atau outdoor.

{{caption}}
Waspada Panic Buying: DKI Jakarta Imbau Warga Bijak Berbelanja Hadapi Kenaikan Harga Pangan Menjelang Idul Adha

Menjelang Idul Adha, Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying di tengah kenaikan harga pangan, sekaligus menjamin ketersediaan pasokan dan stabilitas harga.

{{caption}}
Pemprov DKI Jakarta Pantau Ketat Harga Pangan Jelang Idul Adha, Ini Komoditas yang Naik

Pemprov DKI Jakarta memperketat pemantauan harga pangan jelang Idul Adha demi menjaga stabilitas. Beberapa komoditas, seperti cabai dan bawang merah, menunjukkan kenaikan signifikan.

{{caption}}
Kenaikan Harga Pangan DKI Jakarta Jelang Idul Adha: Pemicu dan Upaya Penanganan

Jelang Idul Adha 1447 H, harga pangan di DKI Jakarta naik akibat permintaan tinggi dan cuaca ekstrem. Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga komoditas.

{{caption}}
Pramono Anung Wakil Ketua C40 hingga Binus Kebakaran: Rangkuman Berita Jakarta Terkini

Berita Jakarta Terkini merangkum terpilihnya Pramono Anung sebagai Wakil Ketua C40, klaim "zero accident" proyek LRT, hingga insiden kebakaran di Binus yang mengalihkan kuliah daring.

{{caption}}
Tak Hanya Ditertibkan, 13 Jukir Liar Blok M Kini Dapat Pelatihan Kerja

Bernard bilang, para jukir beroperasi secara sembunyi-sembunyi meski telah ditindak petugas.

{{caption}}
Pemprov DKI Siapkan Obligasi Daerah untuk Hadapi Tekanan Ekonomi Global

Kebijakan tersebut disiapkan untuk menjaga keberlanjutan proyek strategis di tengah tekanan ekonomi global serta keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

{{caption}}
Waspada Bahaya Bakar Sampah Sembarangan, Jakarta Utara Alami Kebakaran Hebat

Masyarakat Jakarta Utara diimbau untuk tidak bakar sampah sembarangan setelah insiden kebakaran lahan seluas 5.000 meter persegi. Pelanggar bisa didenda Rp500 ribu.

{{caption}}
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif, Pemprov DKI Siapkan Respons Cepat

Kualitas Udara Jakarta tercatat tidak sehat bagi kelompok sensitif pada Jumat pagi, dengan konsentrasi PM 2.5 yang tinggi, mendorong Pemprov DKI menyiapkan respons cepat penanggulangan.

{{caption}}
Pemkab Purwakarta Lakukan Simulasi Pengelolaan Sampah dengan Biosaka di TPA Cikolotok

Pemerintah Kabupaten Purwakarta gencar melakukan simulasi penggunaan Biosaka N Level 1 di TPA Cikolotok untuk mengatasi bau tak sedap dan mendukung Pengelolaan Sampah Purwakarta yang lebih ramah lingkungan.

{{caption}}
KLH Hentikan Pabrik Pencemar Udara di Tangerang, Tegaskan Komitmen Lingkungan

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengambil langkah tegas menghentikan aktivitas PT Panca Kraft Pratama di Karawaci, Tangerang, terkait dugaan pencemaran udara. Tindakan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam

{{caption}}
KLH Turunkan Tim Uji Gas Kimia di Gudang Pestisida Tangsel Pasca Kebakaran

KLH menerjunkan tim khusus untuk uji gas kimia di gudang pestisida Tangsel pasca kebakaran, antisipasi paparan zat beracun dan potensi pencemaran udara berbahaya bagi masyarakat.

{{caption}}
Menteri Lingkungan Hidup Minta Pemkot Bandung Tak Gunakan Insinerator untuk Pengelolaan Sampah

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meminta Pemerintah Kota Bandung tidak lagi menggunakan insinerator untuk pengelolaan sampah, menekankan bahaya bagi lingkungan dan kesehatan, serta mendorong metode yang lebih ramah lingkungan.