Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, baru-baru ini menggelar simulasi penyemprotan obat anti bau di area Tempat Pembuangan/Pemrosesan Akhir (TPA) Cikolotok. Kegiatan ini berlokasi strategis di Desa Margasari, Kecamatan Pasawahan, Purwakarta, pada Sabtu, 28 Februari.
Simulasi tersebut secara spesifik bertujuan untuk menguji efektivitas Biosaka N Level 1 dalam mengurangi aroma tidak sedap yang kerap muncul dari tumpukan sampah. Inisiatif ini merupakan bagian penting dari upaya Pemkab Purwakarta dalam meningkatkan kualitas lingkungan sekitar TPA.
Sekretaris Daerah Purwakarta, Sri Jaya Midan, menyatakan bahwa penggunaan Biosaka N Level 1 diharapkan dapat menjadi solusi strategis yang berkelanjutan. Langkah ini mendukung pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan menekan pencemaran udara akibat bau.
Advertisement
Advertisement
Dalam simulasi yang berlangsung di TPA Cikolotok, cairan Biosaka N Level 1 disemprotkan secara merata ke seluruh area timbunan sampah. Proses penyemprotan dilakukan menggunakan teknologi drone canggih untuk memastikan molekul air yang tercampur Biosaka menyebar sempurna.
Tidak hanya dengan drone, penyemprotan Biosaka N Level 1 juga dilakukan secara manual oleh sejumlah pejabat yang hadir. Partisipasi langsung ini menunjukkan komitmen serius dari pemerintah daerah terhadap upaya pengurangan bau yang efektif.
Penggunaan Biosaka N Level 1 ini merupakan langkah inovatif dari Pemkab Purwakarta dalam penanganan masalah lingkungan. Teknologi ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan bau sampah yang seringkali menjadi keluhan masyarakat sekitar TPA.
Advertisement
Advertisement
Kegiatan simulasi ini tidak hanya berfokus pada pengurangan bau semata, tetapi juga pada peningkatan kualitas lingkungan di area TPA secara keseluruhan. Pemkab Purwakarta berkomitmen kuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi warganya.
Sekda Purwakarta, Sri Jaya Midan, berharap inisiatif strategis ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Terwujudnya lingkungan yang nyaman dan bebas bau menjadi prioritas utama bagi kesejahteraan seluruh warga Purwakarta.
Beberapa pejabat penting turut mendampingi Sekda dalam kegiatan ini, termasuk Asda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Agung Darwis Suriaatmadja. Hadir pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Erlan Diansyah, serta Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Hadjanto Purnama, menegaskan dukungan penuh terhadap program ini.
Advertisement
Advertisement
TPA Cikolotok saat ini menghadapi tantangan serius terkait kapasitasnya yang hampir mencapai batas maksimal. Tingkat keterisian lokasi pembuangan sampah tersebut telah mencapai angka mendekati 90 persen, menandakan kondisi kritis.
Produksi sampah di wilayah Purwakarta mencapai sekitar 400 ton setiap harinya, namun hanya sekitar 150 hingga 200 ton yang dapat diangkut ke TPA. Keterbatasan armada pengangkut menjadi kendala utama dalam penanganan sampah harian yang masif ini.
Situasi ini menunjukkan urgensi bagi Pemkab Purwakarta untuk terus mencari solusi inovatif dan berkelanjutan. Upaya seperti penggunaan Biosaka N Level 1 menjadi krusial dalam mengelola volume sampah yang terus meningkat dan memastikan keberlanjutan lingkungan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews