Lezatnya Bubur Ayam Ko Iyo, Jadi Spot Kuliner Legendaris di Tangerang
Bubur ayam ini kini menjadi salah satu ikon Kota Tangerang. Wajib dicoba!
Bubur ayam ini kini menjadi salah satu ikon Kota Tangerang. Wajib dicoba!
Lezatnya Bubur Ayam Ko Iyo, Jadi Spot Kuliner Legendaris di Tangerang
Teksturnya yang kental dan lembut jadi ciri khas bubur Ayam Ko Iyo yang berlokasi di Pasar Lama, Kota Tangerang. Kuliner ini sudah melegenda sejak 1966, dengan menu spesialnya telur ayam kampung mentah.
Setiap hari, kedai bubur tersebut selalu ramai oleh para pencinta kuliner yang hendak mengisi perut. Rasanya yang gurih dan khas, membuat siapapun lahap menyantapnya.
Menurut sang pemilik, resepnya tak pernah diubah dan selalu otentik sejak dahulu. Ini yang membuat para pelanggan kembali lagi untuk menyantap kelezatan di tiap porsinya.
Kendati jadi spot kuliner legendaris, harga yang dipatok terbilang ramah di kantong. Berikut selengkanya.
Warisan turun temurun
Pengelola Bubur Ayam Ko Iyo, Hary Siswandy mengatakan bahwa resep, cara membuat, hingga cara menyajikannya tidak pernah dia ubah sejak dahulu. Dia memastikan bahwa buburnya selalu tersaji hangat.
Sampai saat ini, bubur ayam tersebut tak pernah kehilangan pelanggan karena mempertahankan kualitas sejak dahulu.
“Bubur ini, sejak 1966 di mana dulu didirikan awalnya di Kota Tangerang, tepatnya di Pasar Anyar,” kata Hary, mengutip YouTube Pemkot Tangerang, Kamis (6/7).
Penyajiannya Khas
Bubur ayam legendaris ini memiliki penyajian yang berbeda dari jenis kuliner serupa. Dalam satu mangkuknya terdiri dari bubur beras yang gurih dan diberi kaldu. Lalu diberi taburan ayam cincang halus bukan daging ayam suwir.
Hary juga menyebut jika buburnya memiliki perbedaan dari tempat lain karena menggunakan sayur segar. Setelahnya diberi irisan cakue agar makin nikmat.
“Jadi bubur ayam di sini, bukan memakai ayam yang disuwir ya, tapi dia digiling. Terus bisa pakai toping ati ampela juga, ” katanya.
Telur ayam kampung mentah jadi keunikannya
Keunikan utamanya terletak pada tambahan telur ayam kampung mentah. Tidak sembarang diberikan, biasanya telur tersebut ditaruh di dalam bubur hangat sehingga kuningnya akan berubah menjadi setengah matang. Ini tentu menambah rasa gurih yang unik.
Menurut Hary, penambahan telur akan membuat rasa bubur ayam di tempatnya menjadi lebih spesial.
“Di sini ada telur ayam kampung, itu telur mentah yang dimasukkin ke dalam bubur ya, dan ini toping tambahan. Ini jadi bubur ayam spesialnya lewat telur dan ati ampela, ” terang Hary.
Ada porsi biasa dan jumbo
Selain itu, Hary juga berinovasi dengan membuat bubur ayam porsi biasa dan jumbo. Masing-masing memiliki harga yang berbeda.
“Kalau yang sekarang, bubur porsi kecil itu Rp20 ribu, dan yang porsi besar Rp24 ribu, dan ini belum termasuk toping tambahan seperti ati ampela dan telur ayam kampung. Kalau tambahan akan beda lagi,” tambahnya
Saat ini Bubur Ayam Ko Iyo memiliki lima cabang seperti di Karawaci, Pasar Paramount Gading Serpong, Poris Indah, Sangiang Regency dan yang paling terkenal ada di Pasar Lama.
“Awalnya cuma satu cabang, tapi sekarang sudah ada lima, ” katanya.