WNI Pembunuh Istri di Singapura Terancam Hukuman Mati
Kasus pembunuhan ini berlangsung pada bulan Oktober lalu.
Seorang pria bernama Salehuddin yang didakwa atas tuduhan membunuh istrinya di sebuah hotel di South Bridge Road, kembali dibawa ke lokasi kejadian oleh pihak kepolisian pada hari Rabu, 3 Desember 2025. Dengan pengawalan dari empat petugas dan seorang penerjemah, pria yang merupakan warga negara Indonesia ini memasuki hotel Capri by Fraser China Square, yang terletak dekat Chinatown Point, sekitar pukul 09.15 pagi. Area parkir bawah tanah hotel tersebut telah dipasang garis polisi, dan sejumlah petugas berjaga di tempat kejadian.
Menurut lembar dakwaan yang dilansir dari The Straits Times, Salehuddin, yang berusia 41 tahun, dituduh membunuh istrinya, Nurdia Rahmah Rery, pada 24 Oktober di Kamar 703 antara pukul 03.00 dan 05.00 waktu setempat. Korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di kamar hotel setelah Salehuddin menyerahkan diri di Bukit Merah East Neighbourhood Police Centre dan mengaku telah melakukan pembunuhan tersebut.
Dengan tangan terborgol dan kaki terbelenggu, Salehuddin tampak menundukkan kepala saat keluar dari mobil polisi, sebelum dibawa ke lokasi kejadian menggunakan lift servis. Media tidak diizinkan untuk mengikuti mereka masuk ke dalam hotel.
Setelah menjalani pemeriksaan selama dua jam, Salehuddin digiring kembali ke mobil polisi pada pukul 11.15 waktu setempat untuk dibawa kembali ke tempat penahanan. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman mati.
Tujuh kasus
Hingga saat ini, tercatat tujuh kasus pembunuhan yang dilaporkan pada tahun 2025, di mana lima di antaranya, termasuk kasus Salehuddin, terjadi pada paruh kedua tahun ini.
Pada 15 November, seorang pria bernama Yeo Tze How, berusia 23 tahun, didakwa atas pembunuhan seorang pria berusia 68 tahun di Laguna Park Condominium yang terletak di Marine Parade. Yeo dituduh membunuh pria tersebut di lobi lift apartemen pada 13 November, sementara hubungan antara keduanya masih belum diketahui.
Selain itu, dua pria juga didakwa melakukan pembunuhan pada 9 November setelah seorang pria berusia 56 tahun meninggal akibat perkelahian di Chin Swee Road. Tan Boon Hui, 58, dan Poh Choon Kiat, 59, diduga menikam pria tersebut hingga tewas saat bertengkar pada 8 November.
Angka tertinggi dalam lima tahun terakhir
Di sisi lain, pada 24 September, seorang pria bernama Koh Ah Hwee, 66 tahun, diduga membunuh seorang warga negara Vietnam bernama Nguyen Phuong Tra di luar sebuah unit di lantai enam Blok 323 Yishun Central. Pada 15 September, seorang wanita berusia 43 tahun juga diduga dibunuh di sebuah unit hunian di Joo Chiat, dan seorang pria berusia 40 tahun yang dikenal korban melarikan diri ke luar negeri.
Menurut data dari Departemen Statistik Singapura, terdapat 10 kasus pembunuhan yang dilaporkan pada tahun 2024, yang merupakan jumlah tertinggi dalam lima tahun terakhir.