WNI
-
Dunia •Kemlu Verifikasi Dugaan WNI Ikut Militer Rusia, Identitas hingga Rekrutmen DicekKemlu memeriksa informasi otoritas Ukraina soal dugaan WNI terlibat di angkatan bersenjata Rusia. Identitas dan proses rekrutmen tengah diverifikasi.
-
Dunia •Kapal Terbalik di Busan, Kemlu Ungkap Kondisi 2 WNIKapal tunda terbalik di Busan membawa dua WNI. Satu selamat, satu masih dicari. Kemlu lewat KBRI Seoul berkoordinasi dengan BCG untuk update pencarian.
-
News •Bagaimana Status WNI Jika Gabung Militer Asing?Gabung militer asing tanpa izin Presiden bisa membuat WNI kehilangan kewarganegaraan. Namun, status tersebut tidak langsung gugur dan tetap melalui proses administratif sesuai aturan yang berlaku.
-
News •Modus Perekrutan WNI untuk Jadi Tentara RusiaPemerintah Indonesia telah melakukan langkah antisipasi setelah memperoleh informasi mengenai pola perekrutan tersebut.
-
Dunia •Sembunyikan Pisau di Sepatu, Pria Asal Indonesia Ditangkap di Bandara ChangiSeorang pria asal Indonesia ditangkap di Bandara Changi, Singapura, karena kedapatan menyembunyikan pisau di dalam sepatunya saat melewati pemeriksaan keamanan.
-
Dunia •Dua ABK WNI Dipindah Usai Serangan di Bab al-Mandeb Yaman, Pemulangan DisiapkanDua ABK WNI korban serangan di Bab al-Mandeb dipindah ke RS di Aden. Kemlu menyiapkan pemulangan, sementara satu ABK masih dicari. Ini penjelasan resminya.
-
News •Wacana Kewarganegaraan Ganda, Mensesneg Pastikan Seleksi KetatPemerintah mengkaji wacana kewarganegaraan ganda bagi talenta unggul. Mensesneg menegaskan seleksinya ketat, merespons usulan Presiden Prabowo.
-
Dunia •Pengampunan Denda Overstay Dicabut, 991 WNI Menanti Pulang dari Kamboja991 WNI masih di penampungan Kamboja. Kemlu ungkap sebaran lokasi dan kendala overstay, sementara 8.124 telah dipulangkan.
-
Dunia •Satu WNI Hilang Usai Serangan Houthi di Bab al-Mandeb YamanTiga ABK WNI terdampak serangan Houthi di Bab al-Mandeb. Dua selamat, satu hilang. Kemlu paparkan kondisi dan upaya pencarian.
-
Dunia •Enam WNI Ditangkap Kasus Pembunuhan di ArmeniaKementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan informasi terbaru mengenai kasus kematian seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Maros, Sulawesi Selatan yang meninggal di Armenia.
-
Dunia •WNI Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Armenia, Ini Kata Kemlu RIOrang yang dicurigai sebagai pelaku juga adalah WNI.
-
News •Dua WNI Diduga Disekap dan Disiksa di MyanmarDua warga negara Indonesia diduga mengalami penyekapan di Myanmar. Mereka mengaku telah disiksa dan diperas hingga mencapai Rp 220 juta.
-
News •Jerman Undang Tenaga Kerja Terampil Global, Buka Peluang Besar bagi WNI Atasi Krisis DemografiJerman secara aktif mengundang tenaga kerja terampil dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk mengisi kekurangan SDM dan mengatasi masalah demografi. Peluang kerja di Jerman terbuka lebar bagi WNI, seiring program Jerman undang tenaga kerja terampil.
-
Dunia •Kemlu Dalami Penyebab PMI di Libya Minta DipulangkanPMI tersebut baru menyelesaikan 14 bulan dari total dua tahun kontrak kerjanya di Libya.
-
News •Prabowo Ingin Perluas Peluang Kerja WNI ke Jerman hingga Sektor Teknologi TinggiSalah satu sektor yang menjadi perhatian adalah industri teknologi tinggi yang terus berkembang di Jerman.
-
Dunia •Liburan ke Korea Selatan Makin Mudah, WNI Dapat Bebas Visa SementaraPejabat Korea Selatan mengatakan program ini mulai berlaku pekan ini.
-
News •Derita Aktivis Sumud Disorot, Gus Salam Desak Sanksi Internasional untuk IsraelDalam hukum humaniter Internasional, misi kemanusiaan Sumud Flotilla adalah sipil yang harus dilindungi.
-
News •Cerita Heru Lima Hari di Penjara Israel: Disiksa, Disetrum, dan Diteror dengan GranatDi balik sambutan yang penuh kehangatan saat kembali, tersimpan luka mendalam yang dialami Heru selama masa penahanannya oleh tentara Israel.
-
Dunia •Bekas Luka Borgol di Tangan Andre Ungkap Kejinya Perlakuan Israel terhadap Relawan Peserta Global Sumud FlotillaAndre dan aktivis Global Sumud Flotilla lainnya ditangkap dan dibawa ke kapal penjara yang dimiliki oleh tentara Israel.
-
Dunia •Pengakuan Mengejutkan WNI yang Ditahan Israel: Kami Diperlakukan KejiMereka mengungkap pengalaman traumatis selama ditahan militer Israel.