Tentara Israel Kembali Bunuh Diri, Kasus Ketiga dalam 10 Hari
Sedikitnya sudah 15 tentara Israael bunuh diri sejak awal tahun ini.
Seorang tentara Israel bunuh diri di sebuah pangkalan militer di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dari Suriah. Insiden ini menandai kematian ketiga akibat bunuh diri di kalangan tentara aktif dalam 10 hari terakhir, menurut pernyataan militer.
Kemarin militer Israel membenarkan tentara tersebut ditemukan tak bernyawa, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Stasiun televisi Israel, Channel 12, melaporkan tentara tersebut berasal dari Brigade Nahal dan telah berpartisipasi dalam operasi tempur di Gaza.
Polisi Militer Angkatan Darat kini tengah menyelidiki kasus ini.
Lebih banyak kasus bunuh diri
Pekan lalu, seorang tentara cadangan juga bunuh diri, dan seorang tentara lainnya ditemukan tewas dalam kondisi serupa. Situasi ini memicu kekhawatiran di kalangan anggota parlemen dan profesional kesehatan mental.
"Tiga tentara telah mengakhiri hidup mereka dalam seminggu terakhir. Ini adalah kenyataan yang mencekik," kata pemimpin oposisi Yair Lapid di platform X (dulu Twitter), seperti dilansir TRT World, Selasa (14/7).
"Setidaknya 15 tentara telah meninggal karena bunuh diri sejak awal tahun ini. Perang ini menghancurkan kehidupan," lanjutnya.
Media Israel melaporkan peningkatan tajam dalam angka bunuh diri di kalangan personel militer sejak perang di Gaza dimulai pada Oktober 2023.
Pembantaian Israel di Gaza
Pada 6 Juli, seorang tentara cadangan mengakhiri hidupnya di sebuah hutan dekat Safed, di utara Israel, yang dilaporkan akibat trauma psikologis dari pertempuran.
Menurut Israel Hayom, 21 tentara telah meninggal karena bunuh diri sepanjang tahun 2024.
Sementara itu, Haaretz sebelumnya melaporkan 42 tentara telah mengakhiri hidup mereka sejak dimulainya serangan Israel di Gaza.
Israel melakukan genosida di Gaza sejak Oktober 2023.
Pihak Palestina telah mencatat lebih dari 58.000 warga Palestina terbunuh, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.
Sekitar 11.000 warga Palestina dikhawatirkan terkubur di bawah reruntuhan rumah-rumah yang hancur, menurut kantor berita resmi Palestina, WAFA.
Namun, para ahli berpendapat jumlah korban tewas sebenarnya jauh melebihi angka yang dilaporkan oleh otoritas Gaza, dengan perkiraan sekitar 200.000 orang tewas.
Washington mengalokasikan USD 3,8 miliar dana militer tahunan kepada sekutu lamanya, Israel.
Sejak Oktober 2023, AS telah menghabiskan lebih dari USD 22 miliar untuk mendukung genosida Israel di Gaza dan perang-perang di negara-negara tetangga.
Pada bulan November, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan mantan Menteri Pertahanan, Yoav Gallant, atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Secara terpisah, Israel juga tengah menghadapi kasus genosida yang dibawa oleh Afrika Selatan di Mahkamah Internasional (ICJ).