Empat Tentara Israel Bunuh Diri dalam 2 Pekan Setelah Pulang dari Gaza, Jumlahnya Terus Meningkat

Jumlah total insiden bunuh diri di kalangan tentara Israel diduga lebih tinggi karena banyak kasus yang tidak dilaporkan.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Empat Tentara Israel Bunuh Diri dalam 2 Pekan Setelah Pulang dari Gaza, Jumlahnya Terus Meningkat
tentara israel (AFP)

Empat tentara Israel bunuh diri dalam kurun waktu kurang dari dua minggu setelah terlibat dalam perang di Gaza, menurut laporan media lokal.

Surat kabar Haaretz kemarin melaporkan, dua dari tentara tersebut adalah wajib militer yang sedang bertugas aktif. Dua lainnya adalah reservis yang baru saja diberhentikan setelah berminggu-minggu bertempur di Gaza.

Pada Selasa lalu seorang tentara kelima terluka parah karena upaya bunuh diri, menurut laporan The Times of Israel.

Sejak perang di Gaza dimulai yang telah menewaskan lebih dari 58.000 warga Palestina, termasuk setidaknya 17.000 anak-anak—terjadi peningkatan signifikan dalam kasus bunuh diri di kalangan tentara Israel.

Membunuh jiwa

tentara israel
tentara israel AP

Dilansir Middle East Eye, Rabu (16/7), menurut data yang diterbitkan Haaretz, 43 tentara bunuh diri sejak perang dimulai, termasuk 14 kasus pada tahun ini. Pada tahun 2024 saja, 21 tentara meninggal karena bunuh diri, angka tahunan tertinggi sejak 2011.

Pemimpin oposisi Yair Lapid menyebut jumlah bunuh diri tentara yang meningkat ini sebagai sesuatu yang tak tertahankan.

“Perang ini juga membunuh jiwa,” katanya dalam unggahan di X.

Kasus yang Tidak Dilaporkan

tentara israel
tentara israel Press TV

Organisasi kesehatan mental memperingatkan jumlah sebenarnya kasus bunuh diri mungkin lebih tinggi karena banyak kasus tidak dilaporkan.

Angka resmi militer tidak mencakup bunuh diri di kalangan tentara yang tidak sedang bertugas aktif.

Haaretz melaporkan setidaknya 12 individu bunuh diri sejak perang dimulai, yang dilaporkan terkait dengan dinas militer mereka.

Sumber militer mengatakan kepada Haaretz bahwa sebagian besar bunuh diri kemungkinan terkait dengan paparan situasi pertempuran yang intens.

Bunuh diri terbaru ini terjadi saat Hamas meningkatkan serangan terhadap pasukan Israel di seluruh Jalur Gaza dalam beberapa pekan terakhir, termasuk upaya penangkapan tentara.

Setidaknya 12 tentara telah dalam penyergapan di Gaza dalam kurun waktu kurang dari dua pekan.

Sejak perang dimulai, setidaknya 893 tentara tewas, termasuk 45 yang tewas sejak Israel melanggar gencatan senjata pada 18 Maret.

Menurut Kementerian Pertahanan Israel, sedikitnya 19.000 tentara lainnya terluka.

Rekomendasi