Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun terpaksa menunggu sendirian selama delapan jam di Gunung Fuji, Jepang, setelah ayahnya memintanya berhenti mendaki karena kelelahan. Sementara itu, sang ayah melanjutkan perjalanan bersama anaknya yang lain. Peristiwa ini berujung pada teguran keras dari polisi setelah bocah tersebut ditemukan sendirian di jalur pendakian.
Menurut laporan dari The Japan Times pada Selasa (25/8/2026), kejadian tersebut terjadi ketika rombongan keluarga tiba di stasiun keenam Gunung Fuji, yang terletak di ketinggian lebih dari 2.000 meter. Di lokasi tersebut, bocah 7 tahun itu mengungkapkan kepada ayahnya bahwa ia sudah merasa kelelahan. Sementara itu, kakaknya telah lebih dulu melanjutkan perjalanan.
Sang ayah meminta putranya untuk "menunggu di sini" dan justru melanjutkan pendakian bersama anak laki-lakinya yang lain. Situasi ini menjadi semakin mengkhawatirkan karena bocah tersebut harus menunggu sendirian tanpa teman selama delapan jam. Ia hanya memiliki makanan ringan dan minuman, tanpa membawa uang untuk kebutuhan lainnya.
Keberadaan bocah itu akhirnya diketahui oleh staf sebuah pondok gunung yang kemudian menghubungi polisi setelah menemukan anak tersebut sendirian di jalur pendakian. Polisi segera menghubungi sang ayah, yang saat itu sudah mencapai stasiun kedelapan Gunung Fuji. Setelah menerima informasi tersebut, sang ayah segera kembali untuk menjemput anaknya.
Setelah bertemu, polisi memberikan teguran keras kepada sang ayah atas tindakannya yang meninggalkan putranya sendirian di gunung. Kepada polisi, sang ayah dilaporkan meminta maaf dan mengakui bahwa keputusannya itu merupakan tindakan yang ceroboh.