Gempa M5,9 Guncang Timur Jepang, Terasa Kuat di Tokyo

Gempa M5,9 mengguncang timur Jepang dini hari, terasa kuat di Tokyo. Sejumlah orang terluka dan JMA mengeluarkan imbauan susulan. Simak faktanya.

Septian Deny
Oleh Septian Deny - Reporter
Gempa M5,9 Guncang Timur Jepang, Terasa Kuat di Tokyo
Sebagian dinding bangunan rusak akibat gempa bumi di Kota Hachinohe, Prefektur Aomori, Jepang utara, Kamis (25/6/2026). (Dok. Kyodo News/AP)

Gempa bermagnitudo awal 5,9 mengguncang kawasan timur Jepang pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Guncangan kuat terasa hingga Ibu Kota Tokyo. Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyatakan peristiwa ini tidak memicu ancaman tsunami.

Sejumlah orang dilaporkan terluka di wilayah sekitar Tokyo, termasuk Saitama dan Kawasaki, dikutip dari The Straits Times. Laporan dinas pemadam kebakaran setempat di Kawasaki juga mencatat adanya korban luka.

Menurut JMA, gempa terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat atau pukul 01.00 waktu Singapura. Pusat gempa berada di bagian selatan Prefektur Ibaraki, dengan kedalaman 68 kilometer.

Sejumlah Warga Terluka di Saitama dan Kawasaki

Di Prefektur Saitama, dekat Tokyo, korban yang terluka mencakup seorang pria muda dan seorang perempuan berusia 70-an.

Di Kawasaki, wilayah yang berada tepat di selatan Tokyo, tiga orang lainnya dilaporkan mengalami luka, menurut keterangan dinas pemadam kebakaran setempat.

Perdana Menteri Sanae Takaichi menyampaikan melalui media sosial bahwa ia telah menginstruksikan para pejabat untuk memastikan sejauh mana kerusakan akibat gempa serta menyampaikan informasi kepada masyarakat secara tepat waktu.

Waktu, Pusat Gempa, dan Skala Getaran

Gempa terjadi sekitar pukul 02.00 waktu Jepang pada Minggu (23/8/2026), bertepatan dengan pukul 01.00 waktu Singapura.

Episentrum berada di bagian selatan Prefektur Ibaraki pada kedalaman 68 kilometer, berdasarkan data JMA.

Skala intensitas maksimum mencapai 5 lemah pada skala seismik Jepang di sejumlah wilayah Prefektur Ibaraki.

Sebaran Guncangan Gempa di Kanto Hingga Chiba

Guncangan dengan intensitas 5 lemah juga tercatat di beberapa bagian Prefektur Saitama dan Chiba.

Di Tokyo bagian tengah, Distrik Adachi mencatat intensitas 5 lemah, sementara wilayah lain di ibu kota mengalami guncangan dengan intensitas yang lebih rendah.

Gempa 23 Agustus tersebut dirasakan di area yang luas, termasuk Jepang bagian timur laut serta Jepang bagian tengah.

Dampak pada Infrastruktur dan Fasilitas Nuklir

Di Distrik Koto, Tokyo, sebuah pipa utama air dilaporkan pecah. Pemerintah Metropolitan Tokyo menyelidiki apakah kerusakan tersebut berkaitan dengan gempa.

Tidak ditemukan kelainan pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Tokai No. 2 di Prefektur Ibaraki, menurut operator fasilitas tersebut.

Operator juga melaporkan tidak ada kelainan di Pembangkit Nuklir Fukushima Daiichi yang terdampak bencana maupun Pembangkit Nuklir Fukushima Daini di dekatnya, keduanya terletak di sebelah utara Ibaraki.

JMA mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa dengan intensitas 5 lemah dalam sepekan ke depan, terutama selama dua hingga tiga hari mendatang.

Rekomendasi