AS Serang Iran Pakai Sanksi Ekonomi, 5 Sektor Utama Ini jadi Target

AS juga menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 60 entitas, individu, dan kapal yang berkaitan dengan Iran.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
AS Serang Iran Pakai Sanksi Ekonomi, 5 Sektor Utama Ini jadi Target
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, pada 30 Januari 2026. (Dok. AP/Evan Vucci)

Sanksi terbaru Amerika Serikat terhadap Iran menyasar lima sektor strategis yang menjadi penopang ekonomi negara tersebut, yakni penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital. Hal itu disampaikan Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin (24/8).

"Keputusan sanksi sektoral baru yang dikeluarkan hari ini menargetkan lima jalur kehidupan paling vital Iran yang dimanfaatkannya di negara-negara lain, yakni aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pelayaran," kata Bessent dalam konferensi pers.

Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 60 entitas, individu, dan kapal yang berkaitan dengan Iran.

Sehari sebelumnya, Bessent menyatakan melalui artikel opini di Financial Times bahwa AS telah memasuki tahap akhir konfliknya dengan Iran setelah melancarkan operasi ekonomi terhadap negara tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan dimulainya operasi ekonomi terhadap Iran pada Kamis (20/8). Dia menyebut kebijakan tersebut sebagai upaya isolasi terhadap Iran dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

 

Trump Ajak Sekutu Dukung AS

Trump juga mengajak negara-negara sekutu AS untuk bergabung dalam upaya tersebut. Meski demikian, dia menegaskan perubahan strategi menuju perang ekonomi tidak berarti AS menutup kemungkinan penggunaan opsi militer terhadap Iran.

Ketegangan antara AS dan Iran meningkat sejak 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran. Teheran kemudian merespons dengan melakukan serangan terhadap pihak lawan.

Pada pertengahan Juni, Iran dan AS sempat menandatangani nota kesepahaman mengenai penghentian permusuhan.

Namun, kesepakatan tersebut tidak berlangsung lama karena kedua pihak kembali melancarkan serangan.

Konflik AS-Iran hingga kini belum terselesaikan. Kendati demikian, kedua negara saat ini tidak terlibat dalam pertempuran langsung, sementara Washington mengandalkan tekanan ekonomi untuk meningkatkan tekanan terhadap Teheran.

Rekomendasi