Massa Pro-Iran Serbu Konsulat AS di Karachi Pakistan, 9 Orang Tewas Ditembak
Bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa yang menyerbu Konsulat AS di Karachi, Pakistan, mengakibatkan sembilan orang tewas dan 40 lainnya luka-luka.
Sembilan orang dilaporkan tewas dan lebih dari 40 lainnya mengalami luka-luka akibat bentrokan antara polisi dan para pengunjuk rasa yang menerobos masuk ke Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan. Ini terjadi saat mereka memprotes pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel ke Iran.
Menurut laporan dari Antara pada Minggu (1/3/2026), Kepala Pusat Trauma di Rumah Sakit Sipil Karachi, Dr. Sabir Memon, mengungkapkan bahwa sembilan jasad pengunjuk rasa yang terkena tembakan telah dibawa ke rumah sakit tersebut.
Di rumah sakit yang sama, 32 orang yang terluka mendapatkan perawatan, sedangkan delapan korban lainnya dibawa oleh keluarga mereka ke rumah sakit swasta. Dr. Summaiya Syed, seorang dokter kepolisian, menyatakan bahwa di antara puluhan korban luka terdapat dua anggota polisi.
Dalam upaya mengendalikan situasi, polisi menggunakan gas air mata dan melepaskan tembakan ke udara ketika ratusan pengunjuk rasa berusaha mendekati Konsulat AS yang terletak di bagian selatan Karachi. Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan pengunjuk rasa berhasil masuk ke kompleks konsulat, merusak jendela, dan membakar sebagian ruang resepsionis.
Massa Bakar Pos Pemeriksaan
Massa melakukan aksi pembakaran terhadap sebuah pos pemeriksaan polisi di dekat konsulat dan membakar ban sebagai bentuk protes. Aksi serupa juga berlangsung di beberapa kota lain, termasuk Lahore, di mana para pengunjuk rasa terlibat bentrokan dengan polisi saat berusaha mendekati Konsulat AS.
Di Ibu Kota Islamabad, pihak kepolisian menghalangi akses ke seluruh jalan menuju kawasan diplomatik yang menjadi lokasi kedutaan besar asing, termasuk Kedutaan Besar AS.
Di tengah situasi ini, pemerintah Provinsi Sindh yang beribu kota di Karachi membentuk sebuah komite untuk menyelidiki insiden bentrokan serta kematian yang dialami oleh para pengunjuk rasa. Sementara itu, pemerintah setempat menyampaikan rasa duka cita atas jatuhnya korban jiwa dan juga mendesak para pengunjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi mereka dengan cara yang damai.