Umat Muslim Syiah melemparkan batu ke arah tentara paramiliter dan petugas polisi saat demo mengutuk pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, di dekat Konsulat AS di Karachi, Pakistan, Minggu, (01/03/2026). (AP /Ali Raza)
ADVERTISEMENT
Sedikitnya sembilan orang dilaporkan tewas dalam bentrokan yang terjadi di dekat Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan, Minggu 1 Maret 2026. Kerusuhan pecah setelah ratusan demonstran memprotes pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Aksi yang didominasi umat Muslim Syiah itu berlangsung sejak pagi hari. Massa terlihat melemparkan batu ke arah aparat paramiliter dan polisi yang berjaga di sekitar kawasan konsulat. Situasi semakin memanas ketika sejumlah demonstran berupaya mendekati dan menyerbu area diplomatik tersebut.
Pasukan keamanan merespons dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Dalam eskalasi berikutnya, aparat juga melepaskan tembakan ketika kerumunan tidak kunjung membubarkan diri. Beberapa demonstran tampak melemparkan kembali selongsong gas air mata ke arah petugas.Selain korban jiwa, sejumlah orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat bentrokan tersebut.
Otoritas setempat belum merinci jumlah pasti korban luka maupun kondisi terkini mereka.Seorang pejabat setempat mengatakan kepada Al Jazeera bahwa situasi sempat berada di luar kendali sebelum akhirnya aparat berhasil mengamankan area di sekitar konsulat. Hingga kini, pengamanan di lokasi kejadian masih diperketat untuk mencegah aksi lanjutan.
Tentara paramiliter mengambil posisi di Konsulat AS setelah para pengunjuk rasa menyerbu gedung tersebut di Karachi, Pakistan, Minggu, (01/03/2026). AP /Ali RazaUmat Muslim Syiah melemparkan batu ke arah tentara paramiliter dan petugas polisi saat demo mengutuk pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, di dekat Konsulat AS di Karachi, Pakistan, Minggu, (01/03/2026). AP /Ali RazaSeorang petugas polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan Muslim Syiah saat demo mengutuk pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, di dekat Konsulat AS di Karachi, Pakistan, Minggu, (01/03/2026). AP /Ali RazaUmat Muslim Syiah melemparkan kembali selongsong gas air mata yang ditembakkan polisi untuk membubarkan mereka di dekat Konsulat AS di Karachi, Pakistan, Minggu, (01/03/2026). AP /Ali RazaSeorang petugas polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan Muslim Syiah saat demo mengutuk pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, di dekat Konsulat AS di Karachi, Pakistan, Minggu, (01/03/2026). AP /Ali RazaUmat Muslim Syiah berlari mencari perlindungan setelah polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan mereka di dekat Konsulat AS di Karachi, Pakistan, Minggu, (01/03/2026). AP /Ali RazaPetugas pemadam kebakaran menyiramkan air ke mobil yang dibakar oleh para demonstran di dekat Konsulat AS di Karachi, Pakistan, Minggu, (01/03/2026). AP /Ali RazaPetugas polisi menahan seorang demonstran Muslim Syiah saat demo mengutuk pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, di dekat Konsulat AS di Karachi, Pakistan, Minggu, (01/03/2026). AP /Ali Raza
Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta sebagai respons atas meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
Bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa yang menyerbu Konsulat AS di Karachi, Pakistan, mengakibatkan sembilan orang tewas dan 40 lainnya luka-luka.
Sebagian besar korban yang meninggal dunia adalah anggota polisi dan petugas forensik yang tengah melakukan pemeriksaan terhadap tumpukan bahan peledak.
Antusias peserta UTBK SNBT 2026 terlihat saat ratusan calon mahasiswa memadati Kampus UPN Veteran Jakarta di Limo, Depok, Jawa Barat, Senin (21/04/2026).