Makam Panglima Militer Mesir Kuno dari Abad ke-6 SM Digali, Isinya Banyak Artefak Menakjubkan
Sejumlah benda pemakaman juga ditemukan di sekitar makam panglima militer ini.
Makam Panglima Militer Mesir Kuno dari Abad ke-6 SM Digali, Isinya Banyak Artefak Menakjubkan
Kementerian Kepurbakalaan Mesir mengumumkan, tim arkeolog asal Ceko yang sedang melakukan penggalian di sekitar Dataran Giza menemukan makam seorang komandan militer Mesir yang hidup 2.500 tahun yang lalu.
Sumber: Arkeonews
Para peneliti Ceko menemukan makam kuno ini sekitar 12 kilometer dari Piramida Giza, berdekatan dengan makam Kerajaan Lama dan situs arkeologi Abusir.
Foto: Kementerian Kepurbakalaan Mesir
Keberadaan makam ini berdekatan dengan tempat penyimpanan jenazah Wah-Ib-Ra Meri Nate yang telah ditemukan empat bulan sebelumnya. Penemuan terakhir tersebut mengindikasikan bahwa sang komandan mungkin dimakamkan di dekatnya, sehingga para arkeolog tidak terkejut menemukan situs pemakaman ini di lokasi itu.
Dalam pernyataan pers, kementerian menyebutkan penemuan ini unik dan memberikan pemahaman baru tentang periode bergejolak awal era dominasi Persia di Mesir kuno, serta memberikan bukti pertama mengenai globalisasi sejati dalam dunia kuno.
Kawasan pemakaman ini mencatat periode ketika masyarakat Mesir kuno hidup pada abad ke-6 SM. Pada periode tersebut, pengaruh orang Mesir berkembang pesat.
Foto: Kementerian Kepurbakalaan Mesir
Oleh karena itu, para raja dari dinasti ke-26 sekitar 664 SM hingga 525 SM membawa tentara bayaran asing dan menyatukan mereka di berbagai wilayah negara, termasuk dalam angkatan bersenjata.
Foto: Kementerian Kepurbakalaan Mesir
Sekretaris Jenderal Dewan Tinggi Kepurbakalaan Mesir, Mostafa Waziri menyatakan dalam pernyataan resmi bahwa desain makam yang luar biasa ini tak tertandingi di Mesir kuno.
Foto: Kementerian Kepurbakalaan Mesir
Wah-Ib-Ra Meri Nate dimakamkan dalam makam persegi besar dengan dua tingkat yang digali khusus untuk menampung jenazah komandan terhormat ini. Liang lahat utamanya memiliki ukuran sekitar 14 meter x 14 meter dan kedalamannya hampir mencapai 6 meter. Di bawahnya, terdapat liang lahat yang lebih kecil, berbentuk persegi panjang, dengan panjang sekitar 6,5 meter x 3,3 meter, yang digali ke dalam batu dasar.
Tidak hanya kehilangan mumi, tetapi juga area di dalam peti mati basalt ini tidak menyimpan benda pemakaman. Hanya perhiasan kumbang atau scara diukir dengan hati-hati menjadi bentuk hati dan sebuah jimat yang diduga dipakai di kepala yang berhasil ditemukan.
Namun, dalam ekspedisi ini, banyak peninggalan arkeologi yang utuh ditemukan di sebelah timur nekropolis dan menjadi bagian dari perlengkapan pemakaman, termasuk 402 patung Ushabti yang terbuat dari keramik.
Foto: Kementerian Kepurbakalaan Mesir
Ushabti, patung kecil yang ditempatkan di dalam makam Mesir kuno bersama dengan mumi dan sering kali memiliki tulisan dari Kitab Orang Mati, dipercayai sebagai representasi orang yang telah meninggal dan bertugas untuk mereka di kehidupan setelah mati.
Sumber: Arkeonews