Selama Ini Disangka Penuh Harta, Isi Piramida Mesir Ternyata Begini
Meski piramida seperti Giza merupakan bangunan megah, isi makam di dalamnya justru relatif sederhana.
Ketika arkeolog Inggris Howard Carter membuka makam Tutankhamun pada 1922, ia menyebut melihat hal-hal luar biasa.
Makam itu dipenuhi harta berharga, mulai dari topeng emas, singgasana, hingga sandal emas.
Namun, apakah semua makam kerajaan di Mesir kuno memiliki kekayaan serupa? Jawabannya tidak.
Meski piramida seperti Giza merupakan bangunan megah, isi makam di dalamnya justru relatif sederhana dibandingkan dengan makam firaun seperti Tutankhamun.
Mengutip LiveScience, Selasa (24/3/2026), menurut peneliti dari University College London, Wolfram Grajetzki, makam di piramida besar kemungkinan tampak jauh lebih sederhana jika dibandingkan dengan makam Tutankhamun.
Piramida digunakan sebagai tempat pemakaman firaun sejak masa Djoser hingga Ahmose I, sekitar 2630 hingga 1525 sebelum masehi.
Sebagian Besar Dijarah
Sebagian besar piramida memang telah dijarah sejak lama, namun beberapa makam yang tersisa memberi gambaran tentang isi pemakamannya.
Misalnya, Putri Neferuptah yang dimakamkan sekitar 1800 SM ditemukan bersama tembikar, peti mati, perhiasan berlapis emas, serta simbol kerajaan yang terkait dengan dewa Osiris.
Sementara itu, Raja Hor yang hidup sekitar 1750 SM juga dimakamkan dengan perlengkapan serupa, termasuk kain linen, guci kanopik untuk organ tubuh, serta topeng mumi.
Makam Ratu Hetepheres, ibu dari Khufu, sedikit lebih mewah. Di dalamnya ditemukan tempat tidur dan kursi berlapis emas, tembikar, serta peralatan tembaga kecil.
Meski demikian, temuan-temuan tersebut tetap tidak sebanding dengan kekayaan luar biasa di makam Tutankhamun.
Para ahli menilai, hal ini bukan berarti firaun awal lebih miskin, melainkan karena perbedaan tradisi pemakaman.
Bukan Lagi Barang Mewah
Pada masa Kerajaan Baru (sekitar 1550–1070 SM), tradisi berubah. Makam tidak lagi berada di piramida, melainkan di Valley of the Kings, dan diisi dengan jauh lebih banyak benda mewah.
Selain barang pemakaman, beberapa piramida juga memiliki tulisan hieroglif di dinding yang dikenal sebagai “Teks Piramida”. Teks ini berisi mantra dan ritual yang dipercaya membantu jiwa mencapai kehidupan setelah kematian.
Menurut para ahli, teks tersebut mencerminkan perubahan keyakinan masyarakat Mesir kuno tentang kehidupan setelah mati. Ini merupakan evolusi budaya yang tak kalah penting dibandingkan harta yang ditinggalkan.