Gali Makam Ratu Mesir, Arkeolog Temukan Koin Bergambar Aleksander Agung dan Persenjataan Kuno
Temuan itu dinilai bisa mengbah sejarah tentang Mesir Kuno yang selama ini dipahami ahli.
Arkeolog membuat penemuan besar yang berpotensi mengubah pemahaman kita tentang Mesir kuno. Mereka berhasil menggali sisa-sisa makam seorang ratu Mesir kuno—Kuil Lembah Hatshepsut dan makam yang dipahat di batu—bersama dengan sejumlah artefak kuno, poros pemakaman, dan bahkan senjata kuno.
Artefak yang ditemukan dalam makam tersebut meliputi koin dari Zaman Perunggu dengan gambar Alexander Agung, mainan anak-anak yang terbuat dari tanah liat, topeng pemakaman yang menutupi mumi, manik-manik, dan jimat pemakaman.
Dilansir Daily Star, beberapa terowongan pemakaman dari Dinasti ke-17, sekitar tahun 1580 hingga 1550 SM, masih berisi peti mati kayu, dan bahkan ditemukan sisa-sisa jasad seorang anak kecil di dalam salah satunya.
Busur panah perang ditemukan di dalam ruang pemakaman, menunjukkan pemiliknya memiliki latar belakang militer dan kemungkinan pernah berperang melawan Hyksos untuk membebaskan Mesir.
Penemuan ini dilakukan di dekat Kota Luxor, yang terletak di tepi timur Sungai Nil dan mencakup situs kota kuno Thebes. Beberapa terowongan pemakaman, makam yang dipahat di batu, dan artefak ini berusia hingga 3.000 tahun.
Makam tertentu termasuk milik Djehuti-Mes, pengawas istana Ratu Teti Sheri. Meskipun makam Mes telah dijarah, artefak dan monumen pemakamannya dengan ukiran yang menandai makam tersebut diperkirakan berasal dari sekitar tahun 1550 hingga 1525 SM.
Dr. Zahi Hawass dari Yayasan Warisan dan Purbakala mengatakan penemuan ini dapat "merekonstruksi sejarah" dan memberikan pemahaman tentang jenis program yang dirancang oleh orang Mesir kuno di dalam kuil.
Hawass, yang memimpin yayasan itu, mengatakan mereka telah bekerja bersama Dewan Tertinggi Purbakala Mesir di situs tersebut sejak September 2022.
Penemuan lain yang diungkap tim adalah bagian dari Assassifc Ptolemaic Necropolis, sebuah pemakaman besar berisi banyak kuburan—kata "nekropolis" berasal dari bahasa Yunani kuno yang berarti "kota orang mati".
Penemuan-penemuan ini terjadi setelah arkeolog Mesir dan Amerika menemukan 11 situs pemakaman dalam sebuah makam dekat Luxor.
Makam-makam ini berisi 11 kuburan yang mengandung kerangka pria, wanita, dan anak-anak. Selain itu, makam tersebut digunakan untuk beberapa keluarga dari Dinasti ke-12 hingga ke-13 Mesir.