Kesadaran Hidup Sehat Dorong Pertumbuhan Pasar Minuman Kolagen
Peluncuran tersebut dilakukan untuk menangkap pertumbuhan pasar kesehatan dan kecantikan.
PT Louis Renzo Cosmindo meluncurkan WYCE, produk minuman kolagen yang diklaim menjadi collagen drink pertama di Indonesia yang menggunakan bahan Korean Heartleaf (Houttuynia Cordata).
Peluncuran tersebut dilakukan untuk menangkap pertumbuhan pasar kesehatan dan kecantikan yang mengedepankan konsep perawatan dari dalam tubuh atau beauty from within.
Founder dan CEO PT Louis Renzo Cosmindo, William Krisnadi, mengatakan perubahan perilaku konsumen mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap produk kesehatan yang tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga kondisi tubuh secara menyeluruh.
“Kami melihat adanya pergeseran kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya kesehatan sebagai fondasi kecantikan. Selama ini, pendekatan yang dilakukan cenderung berfokus dari luar, padahal akar dari kulit yang sehat berasal dari dalam tubuh,” ujar William dalam peluncuran produk di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Menurut dia, WYCE menggabungkan bahan aktif Korean Heartleaf dengan formulasi berbasis sains untuk mendukung kesehatan kulit sekaligus kesehatan pencernaan.
Produk tersebut juga punya tambahan Psyllium Husk dan Inulin yang ditujukan untuk mendukung kesehatan saluran pencernaan melalui pendekatan gut-skin axis atau keterkaitan antara kondisi usus dan kesehatan kulit.
Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Chintya Tedjaatmadja, mengatakan Korean Heartleaf mengandung antioksidan seperti flavonoid, polifenol, dan vitamin C yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit.
“Definisi kulit sehat itu tidak cuma asal glowing dan putih. Tapi harus pertama, punya barrier yang sehat dan kuat supaya tidak mudah iritasi. Kedua, harus punya kelembapan yang pas, tidak kering dan tidak berminyak,” kata Chintya.
Target
Menurut dia, kandungan antioksidan dalam Korean Heartleaf dapat membantu melindungi kulit dari radikal bebas, menjaga skin barrier, serta membantu menyamarkan noda hitam dan bekas jerawat.
Selain menyasar pasar kecantikan, perusahaan juga membidik segmen konsumen yang mulai memperhatikan kesehatan pencernaan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Untuk mendukung target bisnis, WYCE telah dipasarkan melalui berbagai platform e-commerce dan akan diperkenalkan dalam sejumlah pameran kecantikan, lifestyle exhibition, serta kegiatan komunitas di berbagai daerah.
William menargetkan penjualan mencapai 100 ribu boks pada tahun pertama pemasaran. Target tersebut ditopang kapasitas produksi sekitar 10 ribu boks per bulan dari fasilitas produksi perusahaan di Yogyakarta.
Produk WYCE dipasarkan dengan harga Rp199.000 per boks dan tersedia melalui berbagai kanal penjualan daring di Indonesia.