Jet Tempur Amerika dan Inggris Luncurkan 15 Serangan Udara di Yaman, Satu Rumah Sakit Hancur
Washington dan London tanpa henti membombardir Yaman selama beberapa hari terakhir.
Pesawat tempur Amerika (AS) sedikitnya melancarkan 15 serangan udara pada wilayah selatan dan timur laut ibu kota Yaman kemarin malam. Serangan udara tersebut juga menyerang daerah sekitar Bandara Internasional Sanaa.
Washington dan London tanpa henti membombardir Yaman selama beberapa hari terakhir, dalam upaya menghentikan operasi militer Sanaa terhadap Israel. Serangan tersebut menewaskan puluhan orang, termasuk wanita dan anak anak.
Pada Rabu pagi, koalisi barat kembali menargetkan Distrik Sahar di Provinsi Saada. Wilayah tersebut menjadi sasaran atas dua lusin serangan drone di tengah malam.
Dilansir The Cradle, Kamis (27/3), Presiden AS Donald Trump mengatakan “Mereka sangat ingin kita berhenti. Mereka seharusnya mengatakan ‘kami menyerah.’ Namun, saya hanya dapat mengatakan bahwa serangan setiap hari, setiap malam, sangat berhasil melampaui harapan terliar kami, kami akan melakukannya dan mempertahankan ini untuk waktu yang lama,” ucapnya.
Serangan udara AS dan Inggris (UK) semalam juga menargetkan rumah sakit kanker Al-Rasool al-Azam di Saada. Hal ini menandai serangan kedua mereka terhadap pusat onkologi yang berjarak hanya dalam beberapa hari.
“Serangan AS menargetkan rumah sakit untuk kedua kalinya, menyebabkan kehancuran rumah sakit itu. Serangan ini hanya berjarak beberapa hari setelah serangan drone menghantam rumah sakit yang sama,” kata seorang sumber keamanan kepada kantor berita SABA.
Serangan drone pertama
Angkatan Bersenjata Yaman (YAF) menanggapi serangan Washington dengan serangan drone dan rudal terhadap kapal perang AS di Laut Merah. Mereka melanjutkan kampanye Angkatan laut yang intens, memaksa beberapa kapal perang barat keluar dari perairan regional tahun lalu.
“Menanggapi serangan AS terhadap negara kami, dan sebagai bagian dari strategi menghadapi eskalasi dengan eskalasi. Kami melancarkan pasukan rudal, angkatan udara tak berawak, dan angkatan laut untuk melakukan operasi militer gabungan. Serangan ini menargetkan kapal perang musuh di Laut Merah, yang dipimpin oleh kapal induk AS Truman, dari mana serangan terhadap negara kami diluncurkan,” Kata YAF.
“Konfrontasi dan bentrokan berlanjut selama beberapa jam,” tambah YAF.
YAF juga mengumumkan mereka menyerang Israel menggunakan sejumlah drone di wilayah Jaffa (Tel Aviv) yang dijajah.
Ini adalah serangan drone Yaman pertama terhadap Israel sejak kesepakatan gencatan senjata di Gaza berakhir. Hal ini menyebabkan YAF melanjutkan operasi untuk mendukung Gaza yang dibombardir Israel.
Reporter magang: Devina Faliza Rey