Sedikitnya 68 orang tewas dan puluhan lainnya terluka menyusul agresi serangan udara Amerika Serikat (AS) di pusat tahanan migran di Saada, Yaman Senin, (28/04/2025). Insiden ini menyusul kian gencarnya militer AS melancarkan serangan ke Yaman dengan dalih melemahkan kelompok Houthi.
AS menggencarkan serangan udara ke Houthi setelah Israel secara sepihak membatalkan gencatan senjata di Gaza Maret lalu. Atas tindakan Israel itu, kelompok Houthi melanjutkan blokade terhadap kapal-kapal menuju Israel di Laut Merah yang akhirnya ditanggapi AS dengan serangan ke Yaman.
Baca Juga
Swiss Hentikan Perlawanan Kolombia