Indonesia Tolak Wacana Donald Trump Pindahkan Sebagian Warga Gaza ke Indonesia, Ini Alasannya
Utusan Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, mengusulkan wacana memindahkan warga Palestina di Gaza ke Indonesia setelah gencatan senjata.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan, isu pemindahan warga Gaza, Palestina, tidak benar. Kemlu menyatakan, tidak ada rencana dari pemerintah untuk merelokasi sebagian dari 2 juta penduduk Gaza ke Indonesia.
"Pemerintah RI tidak pernah memperoleh informasi apapun, dari siapapun, maupun rencana apapun terkait relokasi sebagian dari 2 juta penduduk Gaza ke Indonesia sebagai salah satu bagian dari upaya rekonstruksi pasca-konflik," ujar Kemlu RI dalam pernyataan resmi yang dirilis di Jakarta, Selasa (21/1).
Dalam keterangan tersebut, kementerian juga menekankan pentingnya tidak berspekulasi mengenai isu ini tanpa adanya informasi yang valid.
"Indonesia tetap tegas dengan posisi segala upaya untuk memindahkan warga Gaza tidak dapat diterima," tambah pernyataan tersebut.
Pemerintah Indonesia meyakini bahwa upaya untuk mengurangi jumlah penduduk Gaza hanya akan memperkuat pendudukan ilegal Israel atas wilayah Palestina, serta sejalan dengan strategi yang lebih luas yang bertujuan untuk mengusir orang Palestina dari Gaza.
Indonesia menegaskan, gencatan senjata di Gaza harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memulai dialog dan negosiasi, dengan tujuan mencapai solusi dua negara yang sesuai dengan hukum internasional serta parameter-parameter internasional yang telah disepakati.
Sebelumnya, NBC News melaporkan pada Sabtu (18/1), seorang pejabat yang terlibat dalam transisi kepemimpinan AS menyatakan rencana utusan Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, yang akan mengunjungi Gaza guna memastikan pelaksanaan gencatan senjata. Selanjutnya, Trump dan timnya tidak hanya fokus pada penegakan tahap pertama kesepakatan gencatan senjata, tetapi juga membahas langkah-langkah selanjutnya.
Mereka menyadari pentingnya menemukan solusi jangka panjang untuk mengakhiri konflik di Gaza, terutama yang berkaitan dengan nasib 2 juta warga Palestina yang tinggal di sana.
"Indonesia, misalnya, menjadi salah satu tempat yang dibahas sebagai tujuan (relokasi) sebagian dari (warga Gaza)," demikian kutipan dari laporan NBC yang mengacu pada pernyataan pejabat transisi tersebut.