Bukan Indonesia, Ini Negara Paling Benci Israel dan Netanyahu dari Hasil Survei Global
Berikut daftar negara-negara dengan andangan paling negatif terhadap Israel.
Penelitian Pew Research Center di 25 negara menunjukkan opini publik terhadap Israel bersifat negatif - dan lebih negatif lagi terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Dilansir Ynetnews, Rabu (4/6), survei yang dilakukan di kalangan publik Israel: hanya 21% responden percaya negara Palestina dapat berdampingan secara damai, angka terendah dalam lebih dari satu dasawarsa.
Sebuah survei global komprehensif yang diterbitkan pada Selasa lalu oleh Pew Research Center mengungkapkan sentimen negatif yang meluas terhadap Israel dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Di Inggris dan Amerika
Survei yang dilakukan di 24 negara dengan lebih dari 28.000 responden menemukan bahwa di semua negara kecuali dua—Kenya dan Nigeria—tingkat persetujuan terhadap Netanyahu tidak melebihi sepertiga.
Sikap terhadap Israel secara keseluruhan juga kritis: di 20 negara yang disurvei, mayoritas menyatakan pandangan yang tidak menguntungkan terhadap negara tersebut.
Di Amerika Serikat, 53% responden mengatakan mereka memiliki opini negatif terhadap Israel—meningkat 11 poin sejak 2022. Di Inggris, persentase mereka yang memiliki pandangan tidak menguntungkan meningkat dari 44% pada 2013 menjadi 61% saat ini.
Data menunjukkan bahwa orang-orang yang lebih muda di banyak negara berpenghasilan tinggi—termasuk Australia, Kanada, Prancis, Polandia, Korea Selatan, dan AS—cenderung lebih negatif terhadap Israel dibandingkan generasi yang lebih tua.
Tren yang sama terlihat di kalangan mereka yang mengidentifikasi diri sebagai berhaluan politik kiri, yang secara konsisten menyatakan pandangan yang lebih kritis terhadap Israel dibandingkan mereka yang berhaluan politik kanan.
10 negara dengan pandangan paling negatif terhadap Israel adalah:
Turki (93%),
Indonesia (80%),
Jepang (79%),
Belanda (78%),
Spanyol (75%),
Swedia (75%),
Australia (74%),
Yunani (72%),
Italia (66%), dan
Jerman (64%).