Pihak Vadel Badjideh Sorot Keterangan Saksi yang Dihadirkan JPU di Sidang Lanjutan 'Mudah-mudahan Ya, Doain Ya'
Sidang lanjutan Vadel Badjideh kali ini akan mendengarkan keterangan dari saksi tambahan yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Vadel Badjideh kembali menghadapi sidang lanjutan terkait dugaan persetubuhan di bawah umur dan aborsi yang melibatkan Lolly, putri Nikita Mirzani, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (16/7/2025).
Dalam sidang kali ini, agenda utama adalah mendengarkan keterangan dari saksi tambahan yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Oya Abdul Malik, kuasa hukum Vadel, menyatakan bahwa terdapat tiga saksi yang dihadirkan dalam sidang tersebut. Ia menjelaskan bahwa keterangan yang diberikan oleh para saksi didasarkan pada apa yang mereka dengar dari Lolly, dan bukan berdasarkan pengamatan langsung. "Hari ini saksi yang dihadirkan tiga orang. Temannya Lolly, netizen lah awalnya kemudian menjadi teman," ungkap Oya setelah sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Keterangan yang diberikan tentang yang mereka ketahui aja seputar apa yang Lolly ceritakan kepada mereka. Kenal awal sebagai fans Lolly kemudian berlanjut komunikasi chatting ya akhirnya hanya mendengar apa yang Lolly ceritakan," kata dia.
Penjelasan ini menunjukkan bahwa saksi-saksi tersebut tidak memiliki bukti langsung, melainkan hanya mendengar cerita dari Lolly, yang menjadi pusat perhatian dalam kasus ini.
Saksi Harus Melihat Sendiri
Oya menjelaskan bahwa saksi fakta merupakan individu yang menyaksikan langsung suatu peristiwa yang sedang menjadi objek perdebatan. Di sisi lain, saksi yang dihadirkan hanya dapat menyampaikan informasi yang mereka ketahui berdasarkan cerita dari orang lain.
"Ya kalau saksi kan harus melihat sendiri, harus ada di situ. Tapi yang disampaikan hari ini yang mereka ketahui saja. selebihnya lebih banyak menjawab tidak tahu, dan ini saksi fakta yang terakhir," kata Oya.
Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan saksi fakta sangat penting dalam proses hukum, karena mereka memberikan keterangan berdasarkan pengamatan langsung. Sementara itu, saksi yang hanya mendengar cerita tidak dapat memberikan informasi yang sama akuratnya. Oleh karena itu, kehadiran saksi yang benar-benar melihat kejadian sangat diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang peristiwa yang sedang diperkarakan.
Pihak Vadel Tetap Menghargai Pernyataan yang Disampaikan Oleh Saksi
Meski demikian, pihak Vadel tetap menghargai pernyataan yang disampaikan oleh saksi dalam persidangan. Di sisi lain, mereka berharap agar keterangan yang diberikan oleh saksi dapat membantu meringankan beban Vadel terkait tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
"Mudah-mudahan ya, doain ya. Mudah-mudahan bisa. Kita berjuang semoga yang benar tetap benar. Keterangannya yang benar bisa dipertanggungjawabkan dan keterangan yang nggak tau ya kita juga nggak bisa paksa, kan nggak tau," tuturnya.
Pernyataan ini mencerminkan harapan dan keyakinan pihak Vadel bahwa kebenaran akan terungkap dalam proses hukum ini. Mereka tetap optimis meskipun situasi yang dihadapi cukup menantang.
Sidang Akan Dilanjutkan Minggu Depan
Sidang lanjutan untuk kasus Vadel direncanakan akan berlangsung kembali pada minggu depan. Dalam sidang yang akan datang, agenda utama adalah mendengarkan keterangan dari saksi ahli yang akan dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum. "Agendanya saksi ahli dari Jaksa Penuntut Umum," ucap Oya Abdul Malik.
Proses persidangan ini menjadi semakin menarik karena kehadiran saksi ahli diharapkan dapat memberikan penjelasan yang lebih mendalam terkait kasus yang sedang ditangani. Dengan adanya keterangan dari saksi ahli, diharapkan hakim dapat memperoleh informasi yang lebih jelas dan objektif untuk mengambil keputusan yang tepat.