Dulu Sukses dengan Trio Macan, Lia Ladysta Kini Jualan Ceker Pedas dari Apartemen Kalibata City Hingga Jakarta Fair
Lia Ladysta, mantan personel 3 Srigala, sukses mengembangkan bisnis kuliner ceker pedasnya, dari restoran di Kalibata City hingga meramaikan Jakarta Fair 2025.
Lia Ladysta, yang dikenal sebagai mantan personel grup vokal 3 Srigala, melebarkan sayapnya ke dunia bisnis kuliner. Ia kini aktif jualan ceker dan seblak, menawarkan cita rasa pedas yang menggugah selera.
Pada Januari 2025, Lia dan suaminya, Vando, membuka restoran "Ceker Pedas Buronan" di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Restoran ini dengan cepat menarik perhatian pelanggan karena cita rasa rempahnya yang kuat dan kelezatannya. Bahkan, sejumlah artis ternama menjadi pelanggan setia. Selain itu, mereka juga menerima pesanan katering, termasuk dari kalangan kementerian.
Kesuksesan Lia Ladysta jualan ceker tak lepas dari kerja keras dan inovasinya dalam menciptakan rasa yang unik. Ia selalu menjaga kualitas bahan baku dan konsistensi rasa agar pelanggan tetap puas. Inovasi apa yang dilakukan Lia Ladysta sehingga bisnisnya bisa sukses?
Konsistensi Rasa Kunci Sukses Lia Ladysta Jualan Ceker
Lia Ladysta menekankan pentingnya menjaga konsistensi rasa dalam setiap hidangan yang disajikan. Ia meyakini bahwa rasa yang konsisten akan membuat pelanggan selalu kembali.
Selain itu, Lia juga mengungkapkan pengalaman mistis yang sempat menimpa bisnisnya. Ia mengaku pernah menerima kiriman benda-benda aneh yang menyebabkan restorannya sepi. Namun, setelah dilakukan pembersihan secara spiritual, usahanya kembali ramai.
Lia Ladysta memiliki harapan besar agar bisnisnya dapat terus berkembang dan bahkan merambah pasar internasional. Ia berambisi untuk memperkenalkan cita rasa ceker pedas Indonesia ke seluruh dunia.
Lia Ladysta Jualan Ceker di Jakarta Fair 2025
Pada 22 Juni 2025, Lia Ladysta berpartisipasi dalam Jakarta Fair 2025 di JIExpo Kemayoran. Ia membuka stan makanan yang menjual ceker dan seblak selama sebulan penuh. Kesempatan ini datang berkat tawaran dari Vicky Prasetyo.
Selama Jakarta Fair, omzet harian Lia Ladysta jualan ceker dan seblak berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 4 juta, tergantung pada tingkat keramaian pengunjung. Lia Ladysta sendiri yang turun tangan langsung menyiapkan dan memasak ceker dan seblaknya.
Keikutsertaan Lia Ladysta dalam Jakarta Fair menjadi bukti nyata keseriusannya dalam mengembangkan bisnis kuliner. Ia tidak hanya mengandalkan popularitasnya sebagai penyanyi, tetapi juga bekerja keras untuk menyajikan hidangan berkualitas dan memuaskan pelanggan.
Tantangan dan Harapan Lia Ladysta dalam Berbisnis Ceker
Meskipun sukses, Lia Ladysta jualan ceker juga menghadapi berbagai tantangan. Persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat menuntutnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk. Selain itu, ia juga harus pandai mengatur waktu antara bisnis dan karir menyanyinya.
Lia Ladysta berharap bisnisnya dapat terus berkembang pesat dan bahkan go internasional. Ia ingin memperkenalkan cita rasa ceker pedas Indonesia ke seluruh dunia. Ia juga berharap dapat membuka cabang di berbagai kota di Indonesia.
Dengan kerja keras, inovasi, dan semangat pantang menyerah, Lia Ladysta membuktikan bahwa ia mampu sukses di dunia bisnis kuliner. Kisahnya menginspirasi banyak orang untuk berani memulai usaha dan mewujudkan impian.