Banyak menu yang muncul karena permintaan pelanggan
Adhita, ibu rumah tangga di Tulungagung, Jawa Timur sempat kebingungan karena usaha toko jilbab yang ia jalankan bersama suami sepi akibat pandemi. Sementara itu, ia tak ingin melakukan PHK kepada para karyawannya.
Selama pandemi, Dhita sendiri punya banyak waktu luang di rumah. Saat memikirkan usaha baru demi menyelamatkan nasib karyawan toko jilbabnya, tercetuslah ide berjualan olahan ikan tongkol. Alasannya sederhana, Dhita suka makanan berbahan ikan laut.
Seiring berjalannya waktu, produk olahan ikan tongkol Dhita makin dikenal orang. Selain memanfaatkan media sosial Instagram, penjualannya banyak terbantu karena testimoni pembeli kepada orang lain.
Advertisement
Sekotak olahan tongkol pedas dibanderol seharga Rp30 ribu. Dhita mengaku berani mematok harga cukup mahal karena kualitas produknya terjamin. Kini, dalam sehari ia mampu menjual hingga 400 kotak olahan tongkol.
Selain tongkol pedas, ia juga menjual aneka olahan tongkol lain atas permintaan pembeli. Salah satunya lodeh tongkol. Dhita menuturkan, kelebihan makanan yang dijualnya adalah penggunaan bumbu yang banyak dari bahan-bahan premium.
Advertisement
Inovasi
Berkembangnya usaha kuliner hanya dari dapur rumah sudah dirasakan Dhita. Kini, ia sudah punya karyawan khusus yang membantu usaha kulinernya. Selain menjual aneka olahan tongkol, Dhita juga merambah bisnis minuman cendol hingga kue kering.
Awalnya, Dhita hanya membantu menjualkan kue kering bikinan saudaranya. Seiring waktu, kue kering itu dikenal sebagai salah satu produk andalan usaha Dhita. Kini, pesanan kue kering bikinan saudaranya semakin banyak.
Advertisement
Minuman
Selain makanan, Dhita juga membuat produk minuman berupa es cendol premium. Peminat produk ini sampai Hongkong.
Advertisement
Lebih Banyak Waktu Bersama Anak
Sebelum membuka usaha kuliner di rumah, Dhita lebih banyak menghabiskan jam kerja di toko jilbab. Saat itu, anaknya memprotes kenapa Dhita lebih sering bekerja daripada menemani si buah hati di rumah.
"Sekarang lebih enak karena kerja di rumah. Bisa sambil mengawasi anak. Usaha ada, waktu sama anak ya wajib," terang Dhita, dikutip dari YouTube PecahTelur.
Advertisement