Wamenaker: Program Magang Nasional 2025 Targetkan Serap 20 Ribu Lulusan Muda, Siap Dapat Insentif UMK!
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor memastikan Program Magang Nasional 2025 akan menyerap 20 ribu lulusan muda dengan insentif UMK. Pendaftaran dibuka, segera manfaatkan peluang emas ini!
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan meluncurkan Program Magang Nasional pada tahun 2025. Program ambisius ini menargetkan penyerapan 20 ribu lulusan baru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari D1 hingga S1.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah mempercepat penyerapan tenaga kerja muda melalui mekanisme magang terstruktur yang relevan dengan kebutuhan industri.
Peserta magang akan mendapatkan pengalaman kerja berharga dan dukungan insentif dari negara. Program ini dirancang untuk menjadi jembatan penting bagi generasi muda dalam memasuki dunia kerja profesional.
Detail Program dan Target Peserta
Program Magang Nasional 2025 secara spesifik menyasar lulusan baru yang belum memiliki pengalaman kerja dan baru tamat maksimal satu tahun. Afriansyah Noor menjelaskan, "Jadi gini, program pertama ini 2025 atas perintah Presiden melalui Kementerian Ketenagakerjaan, itu kita targetkan 20 ribu dulu peserta magang yang baru satu tahun tamat, jadi dia belum bekerja. Itu tingkatannya D1, D2, D3 sampai dengan S1."
Kementerian Ketenagakerjaan akan berperan sebagai fasilitator utama, menjembatani antara lulusan yang memiliki beragam kemampuan dengan perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang membuka lowongan magang. Proses pendaftaran dan seleksi akan difasilitasi melalui portal aplikasi khusus.
Salah satu daya tarik utama program ini adalah pemberian insentif negara kepada setiap peserta magang. Insentif tersebut setara dengan upah minimum kabupaten atau kota (UMK) dan akan diberikan selama enam bulan penuh.
Wamenaker Afriansyah Noor menegaskan, "Dan negara akan memberikan insentif selama enam bulan, sebesar UMK. Jadi Rp3,3 juta maksimal, jadi sebesar UMK." Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban finansial peserta selama menjalani program magang.
Mekanisme Pendaftaran dan Jadwal Penting
Pendaftaran untuk Program Magang Nasional ini akan dilakukan secara transparan dan mudah melalui portal aplikasi maganghub.kemnaker.go.id. Aplikasi ini mulai diluncurkan pada malam hari tanggal 7 Oktober, memungkinkan peserta untuk segera mendaftar.
Kepala Barenbang Kemnaker, Anwar Sanusi, merinci jadwal penting program ini. Pendaftaran penyelenggara pemagangan dan jumlah lowongan telah dilaksanakan pada 1-7 Oktober 2025. Selanjutnya, pendaftaran peserta dan pemilihan lowongan akan berlangsung pada 7-12 Oktober 2025.
Proses seleksi oleh perusahaan akan dilakukan pada 13-14 Oktober 2025, dengan pengumuman peserta oleh Kemnaker. Periode pelaksanaan magang dijadwalkan mulai 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026.
Sistem ini juga mengutamakan efisiensi lokasi kerja, memungkinkan peserta untuk magang di daerah asalnya. Hal ini bertujuan untuk mengurangi biaya tambahan yang mungkin timbul akibat transportasi atau tempat tinggal, sehingga program lebih mudah diakses oleh lulusan dari seluruh Indonesia.
Dukungan Industri dan Harapan Pemerintah
Antusiasme dari sektor industri cukup tinggi, terbukti dengan sudah adanya 451 perusahaan yang mengajukan diri sebagai penyelenggara Program Magang Nasional. Perusahaan-perusahaan ini, baik swasta maupun BUMN, telah menyediakan sekitar 1.300 posisi magang dan menarik minat sekitar 6.000 calon pemagang.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan bahwa Program Magang Nasional merupakan bagian integral dari Paket Ekonomi "8+4+5" 2025. Paket ini diluncurkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengatasi tantangan ketenagakerjaan.
Wamenaker Afriansyah Noor berharap program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi dan memperluas jejaring industri bagi generasi muda. Lebih dari itu, ia berharap program ini dapat mempercepat transisi mereka menuju pekerjaan tetap yang produktif, sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.
Data calon peserta magang yang memenuhi syarat akan dipadankan dengan data dari Kementerian Diktisaintek untuk memastikan validitas dan relevansi. Informasi lebih lanjut dan bantuan dapat diakses melalui helpdesk di web maganghub.kemnaker.go.id.
Sumber: AntaraNews