Tanggapi Protes Trump, Pemerintah Bakal Sidak Pasar Mangga Dua Cari Produk Bajakan
Maman mengungkapkan, informasi awal terkait dugaan pelanggaran tersebut baru saja diterimanya.
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berencana melakukan inspeksi langsung ke Pasar Mangga Dua. Langkah ini dilakukan menanggapi laporan dari Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) yang memprotes dugaan penjualan produk bajakan di kawasan tersebut.
"Saya harus cek dulu kan ke lapangan kan siapa tahu mungkin ternyata benar yang kamu bilang atau ternyata benar tapi kurang tepat, jadi biar nanti kita cek dulu di lapangan ya," ujar Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (25/4).
Maman mengungkapkan, informasi awal terkait dugaan pelanggaran tersebut baru saja diterimanya. Dia menegaskan jika terbukti terdapat pelanggaran hukum, maka hal tersebut menjadi ranah aparat penegak hukum.
"Begini, saya baru dengar informasinya. Tentunya kalau udah bicara tentang potens ini saya bilang potensi atau sesuatu hal yang diduga ada pelanggaran tindak pidana dan lain sebagainya terkait penggunaan barang bajakan, penjualan barang bajakan, itu domennya nanti di aparatur penegak hukum," tegasnya.
Oleh karena itu, hal ini dibutuhkan satuan tugas (Satgas) perlindungan dan pemberdayaan usaha mikro kecil menengah di Indonesia dalam rangka mengatasipasi kejadian yang serupa, seperti pelanggaran hak cipta atau penjualan produk ilegal.
Bentuk Satgas Perlindungan UMKM
"Namun satu hal saya mau sampaikan, begini, inilah kenapa bagi kami Kementerian UMKM menjadi penting untuk membuat satgas perlindungan dan pemberdayaan usaha mikro kecil menengah di Indonesia. Dalam rangka tadi, apabila ada isu-isu yang kayak tadi, satgas bisa langsung turun menindak hal-hal yang kayak begitu," jelas Maman.
Dia menambahkan, terkait Satgas tersebut, saat ini pihaknya tengah menjalin komunikasi awal lintas kementerian dan institusi terkait untuk membentuk sistem pengawasan yang lebih kuat. Tujuannya adalah memberikan perlindungan yang optimal bagi UMKM agar mereka dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan bersaing di pasar.
"Nah tentunya ini sedang kita koordinasikan dengan lintas kementerian dan lintas institusi. Sekarang dalam proses tahap komunikasi awal dengan beberapa institusi-institusi, dan juga ini bagian dari untuk meningkatkan pengawasan perlindungan bagi UMKM kita agar bisa menghasilkan kualitas produk, menghasilkan peningkatan produksi barang-barang yang baik dan optimal," pungkasnya.