WNA China Produksi Ratusan Buah Etomidate Siap Edar Senilai Rp2 Miliar di Jakarta Utara
Polres Metro Jakarta Utara berhasil mengungkap kasus WNA China produksi etomidate rumahan, menyita 824 buah narkoba jenis etomidate siap edar senilai lebih dari Rp2 miliar.
Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara berhasil membongkar praktik produksi narkoba jenis etomidate secara rumahan. Pengungkapan ini melibatkan seorang warga negara asing (WNA) asal China berinisial CH (51) di beberapa apartemen di Jakarta Utara. CH ditangkap setelah polisi mengembangkan kasus dugaan penyekapan anak di bawah umur yang mengarah pada penemuan narkotika.
Dari operasi tersebut, polisi menyita 824 buah narkoba jenis etomidate siap edar. Narkoba tersebut diperkirakan memiliki nilai jual lebih dari Rp2 miliar di pasaran. CH berperan penting sebagai pemasok bahan baku sekaligus peracik hingga menjadi narkoba siap edar.
Penangkapan CH dilakukan di sebuah hotel dan apartemen di kawasan Ancol pada 25 April 2026. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan ke lokasi lain yang diduga menjadi tempat produksi utama etomidate tersebut.
Kronologi Penangkapan dan Lokasi Produksi Etomidate
Pengungkapan kasus WNA China produksi etomidate ini bermula dari laporan dugaan penyekapan. Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara awalnya menyelidiki kasus penyekapan anak di bawah umur yang dilakukan oleh WNA China di apartemen Ancol pada Sabtu, 25 April 2026. Saat penyelidikan, petugas menemukan sejumlah narkotika yang kemudian memicu pengembangan kasus lebih lanjut.
Pengembangan pertama dilakukan pada Minggu, 26 April 2026, di sebuah apartemen lain di kawasan Mangga Dua. Di lokasi ini, polisi menemukan berbagai alat bukti terkait produksi narkoba. Penemuan tersebut memperkuat dugaan adanya jaringan produksi narkoba rumahan yang melibatkan WNA China tersebut.
Tidak berhenti di situ, petugas terus melakukan pengembangan hingga menemukan lokasi ketiga. Lokasi ini juga berada di sebuah apartemen di kawasan Ancol dan memiliki keterkaitan dengan lokasi penangkapan pertama. Proses pengembangan yang cermat ini berhasil mengungkap seluruh jaringan produksi etomidate.
Barang Bukti dan Peran WNA China dalam Produksi Etomidate
Dari ketiga lokasi penggerebekan, polisi berhasil mengamankan total 842 cartridge vape etomidate siap edar. Selain itu, enam bahan dasar pembuatan etomidate juga disita sebagai barang bukti utama. Petugas turut menyita 48 alat yang digunakan untuk memproduksi narkotika golongan dua ini.
Ajun Komisaris Besar Polisi Ari Galang Saputro, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, menjelaskan peran CH. WNA China ini tidak hanya memasok bahan, tetapi juga meracik sendiri etomidate hingga siap edar. Modus operandi ini menunjukkan tingkat keahlian CH dalam memproduksi narkoba.
Di salah satu lokasi, petugas menemukan dua alat suntik, satu plastik berisi automizer, satu plastik cartridge, timbangan digital, serta jurnal berbahasa asing. Jurnal tersebut berisi tata cara pembuatan narkoba jenis etomidate, memberikan petunjuk jelas mengenai kegiatan ilegal yang dilakukan. Selain etomidate, polisi juga menyita empat plastik klip sabu-sabu dengan berat 4,57 gram.
Ancaman Pidana dan Estimasi Nilai Jual Narkoba
WNA China berinisial CH dijerat dengan pasal berlapis atas perbuatannya memproduksi dan mengedarkan narkoba. Pasal yang dikenakan meliputi Pasal 610 ayat 2 huruf B Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Pasal 119 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain itu, Pasal 609 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juga diterapkan.
Ancaman pidana maksimal yang bisa diterima oleh pelaku adalah 12 tahun penjara. Jeratan hukum ini menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba terlibat dalam kejahatan narkotika.
Ari Galang Saputro menambahkan bahwa pelaku menjual satu pieces etomidate dengan harga bervariasi antara Rp2,5 juta hingga Rp3 juta. Dengan total 842 cartridge yang disita, nilai keseluruhan barang siap edar tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp2 miliar. Angka ini menunjukkan skala besar dari operasi produksi etomidate yang dilakukan oleh WNA China tersebut.
- Barang bukti yang berhasil diamankan dari lokasi produksi meliputi:
- 842 cartridge vape etomidate siap edar
- 6 bahan dasar pembuatan etomidate
- 48 alat pembuatan narkotika golongan dua
- 4 plastik klip sabu-sabu dengan berat 4,57 gram
- 2 alat suntik
- 1 plastik berisi automizer
- 1 plastik cartridge
- Timbangan digital
- Jurnal berbahasa asing tentang tata cara pembuatan etomidate
Sumber: AntaraNews