Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dua Produsen dan Pengedar Sabu Asal China Ditangkap di Apartemen Kawasan Kosambi

Dua Produsen dan Pengedar Sabu Asal China Ditangkap di Apartemen Kawasan Kosambi

Dua Produsen dan Pengedar Sabu Asal China Ditangkap di Apartemen Kawasan Kosambi

Polisi mengamankan 20 kg sabu serta beberapa bahan baku pembuatan sabu.

Dua warga negara China berinisial XM (35) dan ZJ (39), diamankan Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) Mabes Polri, dari tempat produksi narkoba di apartemen kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Keduanya diduga merupakan sindikat pengedar dan pembuat sabu.

Dua Produsen dan Pengedar Sabu Asal China Ditangkap di Apartemen Kawasan Kosambi
Dua Produsen dan Pengedar Sabu Asal China Ditangkap di Apartemen Kawasan Kosambi

Wakil Kepala Satgas P3GN Polri, Irjen Hary Sudwijanto menerangkan, pihaknya telah mengamankan sedikitnya 20 kg barang bukti sabu serta beberapa bahan baku lain untuk pembuatan sabu.

Diterangkan Hary, pengungkapan kasus produksi sabu ini berawal dari informasi yang diterima pada akhir Oktober 2023 lalu. Bakal ada pengiriman ketamine dari Batam menuju Jakarta. Selanjutnya, atas informasi itu, polisi berkoordinasi dengan Bea Cukai Batam, Bandara Soekarno Hatta, Bea Cukai Pusat serta pihak ekspedisi melakukan penyelidikan.

"Pada 1 November, diketahui barang tersebut akan dijemput oleh tersangka dengan menggunakan ojek online (ojol). Setelah proses serah terima, tim kemudian melakukan penangkapan terhadap pemilik barang XM dan ZJ," kata Irjen Hary, Jumat (17/11).

Setelah penangkapan dua tersangka itu, polisi kemudian melakukan penggeledahan pada kendaraan yang dibawa pelaku. Didapati enam kardus berisi baby chair yang terdapat aluminium yang berisi serbuk putih Ketamine dengan berat 20.842,21 gram.

Dua Produsen dan Pengedar Sabu Asal China Ditangkap di Apartemen Kawasan Kosambi
Dua Produsen dan Pengedar Sabu Asal China Ditangkap di Apartemen Kawasan Kosambi

"Juga ditemukan kunci apartemen Bandara City," ungkap Hary.

Dari situ polisi kemudian mengarah ke Apartemen Bandara City Tangerang, tepatnya di Tower C lantai V, kamar C5 nomor 6. Di situ petugas menemukan barang bukti sabu kristal sebanyak 14.977,79 gram, sabu cair sebanyak 17.650 ml dan sejumlah peralatan untuk produksi sabu.

Dua Produsen dan Pengedar Sabu Asal China Ditangkap di Apartemen Kawasan Kosambi

Ternyata tidak hanya di kamar itu, polisi juga mendapati sabu kristal sebanyak 5.676,39 gram serta peralatan untuk membuat dan memproduksi sabu di lantai 7 kamar C7 nomor 9.

Dua Produsen dan Pengedar Sabu Asal China Ditangkap di Apartemen Kawasan Kosambi

"Rencananya sabu-sabu yang diproduksi oleh pelaku akan dijual bebas di Jakarta dan sekitarnya. Ancaman maksimal bagi para pelaku adalah hukuman mati," ungkap Hary.

Ditegaskan Hary, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, kepolisian saat ini melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya yang terlibat dari sindikat tersebut. Ketiganya juga merupakan WNA China yang memiliki peran berbeda.

Dua Produsen dan Pengedar Sabu Asal China Ditangkap di Apartemen Kawasan Kosambi

Kasubsatgas Gakkum P3GN Polri, Brigjen Pol Mukti Juharsa, menerangkan rumah produksi sabu-sabu tersebut telah beroperasi kurang lebih selama 2 bulan sejak September 2023.

"Dari jumlah produksinya juga cukup banyak. Ini mengantisipasi tahun baru mungkin mereka mau party jadi mereka bikin produksi yang banyak," tegas Brigjen Pol Mukti Juharsa, Jumat (17/11).

Mukti menyebutkan barang bukti sabu-sabu yang telah diamankan itu diduga akan diedarkan ke wilayah Jakarta hingga Bandung. 

Dua Produsen dan Pengedar Sabu Asal China Ditangkap di Apartemen Kawasan Kosambi

"Dia operasi belum lama untuk barang ini, dan akan diedarkan di Jakarta dan sekitarnya mungkin bisa ke Bandung juga," terang Mukti.

Dalam pengungkapan pabrik rumahan itu pihaknya mengamankan dua WN China berinisial XM (35) dan ZJ (39), keduanya diketahui berperan sebagai pembuat sabu dalam pabrik di kamar apartemen tersebut.

Sementara Polisi juga tengah memburu 3 terduga pelaku lain berinisial EM dan WZ yang merupakan WN China dan seorang WNI berinisial ES. Ketiganya diduga sebagai lpengendali ketamin.

Dari dua WN Cina yang telah ditangkap itu turut disita sejumlah barang bukti berupa 20,7 kilogram sabu kristal, 17,7 liter sabu cair, 20,8 kilogram ketamine, serta sejumlah alat produksi sabu.

Produsen Busa Plastik Mendadak Jadi Orang Kaya Berkat Kendaraan Listrik, Begini Kisahnya
Produsen Busa Plastik Mendadak Jadi Orang Kaya Berkat Kendaraan Listrik, Begini Kisahnya

Ryu menjadi pemegang saham terbesar Kumyang, yang terdaftar di bursa saham Kosdaq Korea Selatan.

Baca Selengkapnya
Rumah Produksi Ciu Berkedok Kantor Hukum di Jakbar Digerebek, Pelaku Cuan Rp60 Juta Per Bulan
Rumah Produksi Ciu Berkedok Kantor Hukum di Jakbar Digerebek, Pelaku Cuan Rp60 Juta Per Bulan

Polisi menggerebek ruko yang dijadikan tempat produksi pabrik minuman keras ilegal jenis 'Ciu' di Tambora.

Baca Selengkapnya
Gudang Produksi BBM Oplosan di UKU Digerebek Polisi, Pelaku Bikin Bensin Pakai Zat Pewarna
Gudang Produksi BBM Oplosan di UKU Digerebek Polisi, Pelaku Bikin Bensin Pakai Zat Pewarna

Gudang Produksi BBM Oplosan di UKU Digerebek Polisi, Pelaku Bikin Bensin Pakai Zat Pewarna

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Polisi Cocokan Proyektil di Tubuh Anggota Nus Kei dengan Senpi Rakitan Milik Kelompok John Kei
Polisi Cocokan Proyektil di Tubuh Anggota Nus Kei dengan Senpi Rakitan Milik Kelompok John Kei

Dari hasil penyidikan kasus tewasnya GR, saat ini total sudah ada empat orang yang telah diamankan yakni FOU alias EO, EU, MW, PM alias O.

Baca Selengkapnya
Bulog Pastikan Cadangan Beras RI Aman, Tak Ada Tambahan Kouta Impor Beras
Bulog Pastikan Cadangan Beras RI Aman, Tak Ada Tambahan Kouta Impor Beras

BPN menugaskan Perum Bulog mengimpor beras sebanyak 2 juta ton untuk beras cadangan pemerintah (CBP).

Baca Selengkapnya
Utang Rafaksi Minyak Goreng Tak Kunjung Dibayar, Aprindo Siap Bawa ke Jalur Hukum
Utang Rafaksi Minyak Goreng Tak Kunjung Dibayar, Aprindo Siap Bawa ke Jalur Hukum

Kemendag berutang kepada Aprindo sebesar Rp 344 miliar. Namun, utang gabungan kepada produsen minyak goreng dan pengusaha ritel berjumlah Rp 800 Miliar.

Baca Selengkapnya
Perusahaan Migas Asal China, HCML Jadi Produsen Gas Terbesar di Jatim
Perusahaan Migas Asal China, HCML Jadi Produsen Gas Terbesar di Jatim

Produksi gas HCML ini naik hampir 150 persen dari pertengahan 2019 hingga awal 2020 yang hanya 110 MMSCFD.

Baca Selengkapnya
Menengok Pabrik Produksi Tiang Pancang di Demak, Punya Peran Penting untuk Proyek IKN
Menengok Pabrik Produksi Tiang Pancang di Demak, Punya Peran Penting untuk Proyek IKN

Pabrik ini didirikan pengusaha asal China namun memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal.

Baca Selengkapnya
Polisi Gerebek Lapak Bedeng untuk Konsumsi Sabu di Palmerah, Biaya Sewa Rp10 Ribu
Polisi Gerebek Lapak Bedeng untuk Konsumsi Sabu di Palmerah, Biaya Sewa Rp10 Ribu

Ketujuh pelaku mengaku lokasi bedeng itu merupakan lahan sewaan yang kerap kali digunakan untuk mengkonsumsi narkoba.

Baca Selengkapnya