FOTO: Tak Punya Tempat Aman, Warga Jalur Gaza Pilih Mengungsi di Kuburan

Sekelompok warga Palestina yang telah kehilangan tempat aman akibat serangan udara Israel terpaksa mengungsi di sebuah kuburan.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Tak Punya Tempat Aman, Warga Jalur Gaza Pilih Mengungsi di Kuburan
FOTO: Tak Punya Tempat Aman, Warga Jalur Gaza Pilih Mengungsi di Kuburan (Merdeka.com)

Sekelompok warga Palestina yang telah kehilangan tempat aman akibat serangan udara Israel terpaksa mengungsi di sebuah kuburan. 

Sejumlah tenda pengungsian berdiri di sebuah kuburan di Khan Younis, Jalur Gaza, Palestina, pada Jumat (26/7/2024). Sekelompok warga Palestina yang telah kehilangan tempat aman akibat serangan udara Israel terpaksa mengungsi di sebuah kuburan.  Foto: Bashar Taleb/AFP

Sejumlah tenda pengungsian berdiri di sebuah kuburan di Khan Younis, Jalur Gaza, Palestina, pada Jumat (26/7/2024). Sekelompok warga Palestina yang telah kehilangan tempat aman akibat serangan udara Israel terpaksa mengungsi di sebuah kuburan.  Foto:
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mereka mendirikan tenda yang menempati sebagian kecil halaman pemakaman. Foto: Bashar Taleb/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tenda seadanya ini tentu tak dapat melindungi mereka dari serangan Israel, tetapi paling tidak bisa menjadi tempat berteduh dari terik matahari maupun hujan. Foto: Bashar Taleb/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pemandangan warga Jalur Gaza yang mengungsi di kuburan ini seolah menggambarkan bahwa kondisi mereka begitu dekat dengan kematian di tengah serangan brutal yang dilancarkan Israel. Foto: Bashar Taleb/AFP

<b>PBB Sebut Tak Ada Lagi Tempat Aman di Jalur Gaza</b>
Dok. Istimewa

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Senin (15/7) lalu mengungkapkan kekhawatirannya mengenai situasi di Jalur Gaza dengan mengatakan "tidak ada tempat yang aman" di wilayah yang terkepung tersebut. Foto: Bashar Taleb/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Tingkat pertempuran dan kehancuran yang ekstrem di Gaza tidak dapat dipahami dan tidak dapat dibenarkan. Di mana-mana terdapat potensi zona pembunuhan,” kata Guterres pada X. Demikian dikutip kantor berita Antara, pada 16 Juli 2024. Foto: Bashar Taleb/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Ini saatnya bagi semua pihak yang berkonflik untuk menunjukkan keberanian dan kemauan politik untuk bersepakat pada akhirnya," tambah dia. Foto: Bashar Taleb/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Israel, yang mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk menerapkan gencatan senjata segera, telah menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutal yang terus berlanjut di Jalur Gaza sejak serangan 7 Oktober tahun lalu. Foto: Bashar Taleb/AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut otoritas kesehatan Palestina di Jalur Gaza, setidaknya 39.175 orang tewas, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak. Sedangkan, lebih dari 90.403 orang terluka. Foto: Bashar Taleb/AFP

Rekomendasi