Tahukah Anda? Pemkab Badung & IDB Bali Jajaki Kerja Sama Tingkatkan Daya Saing UMKM Badung di Era Digital
Pemkab Badung dan IDB Bali merencanakan kerja sama strategis untuk memperkuat UMKM Badung di era digital, fokus pada desain kemasan dan pemasaran online. Apa manfaatnya bagi pelaku usaha?
Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, tengah menjajaki potensi kerja sama penting dengan Institut Desain dan Bisnis (IDB) Bali. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Badung agar lebih berdaya saing dan adaptif terhadap perkembangan pasar.
Rencana kerja sama ini secara spesifik berfokus pada peningkatan kemampuan UMKM dalam mendesain kemasan produk secara menarik dan profesional. Selain itu, upaya pemasaran produk yang efektif di era digital juga akan menjadi prioritas utama dalam program pendampingan ini.
Diskusi awal antara Pemkab Badung dan perwakilan IDB Bali telah menunjukkan hasil yang sangat positif. Kedua belah pihak melihat potensi besar untuk memberikan manfaat nyata serta dampak signifikan bagi para pelaku UMKM setempat di Mangupura.
Sinergi Strategis untuk UMKM Badung
Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kabupaten Badung, Ida Ayu Yutri Indahgustari, menegaskan bahwa kerja sama ini dinilai sangat layak untuk dilanjutkan. Pertimbangan ini didasarkan pada kebutuhan mendesak UMKM untuk beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi yang semakin cepat.
IDB Bali telah menyatakan kesiapannya secara penuh untuk mendukung pemerintah daerah melalui berbagai kegiatan pendampingan yang terstruktur. Fokus utama pendampingan adalah pada aspek desain pengemasan produk yang inovatif, pengembangan strategi bisnis yang adaptif terhadap tren, dan penguatan pemasaran digital yang efektif.
Pemerintah Kabupaten Badung memiliki prinsip yang kuat dalam setiap jalinan kerja sama. Setiap inisiatif harus secara jelas dan konkret memberikan keuntungan serta dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Badung, khususnya para pelaku usaha lokal.
Ida Ayu Yutri menambahkan, "Prinsipnya, setiap kerja sama harus membawa keuntungan bagi masyarakat Badung itu sendiri. Bila IDB Bali melaksanakan kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat, tentu kami akan mendukungnya untuk keberlanjutan ekonomi."
Mendukung Visi Ekonomi Kreatif di Era Digital
Rektor IDB Bali, Dr. I Kadek Pranajaya, menjelaskan bahwa institusinya memiliki visi yang kuat dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Visi ini secara khusus mencakup bidang desain dan bisnis yang sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan UMKM di era modern.
Melalui inisiatif kerja sama ini, IDB Bali bertekad untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan visi misi pembangunan Pemerintah Kabupaten Badung. Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan UMKM dan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Dr. Pranajaya menyoroti pentingnya adaptasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi. "Saat ini semua sudah serba digital," ujarnya, menekankan urgensi pendampingan bagi UMKM agar tidak tertinggal dalam persaingan pasar.
Oleh karena itu, IDB Bali siap memberikan pendampingan komprehensif kepada pelaku UMKM di Badung. Tujuannya adalah agar mereka mampu beradaptasi dengan cepat, bersaing secara efektif, dan meraih peluang di pasar digital yang terus berkembang pesat.
Kerja sama antara Pemkab Badung dan IDB Bali ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan UMKM lokal. Dengan dukungan dalam desain dan pemasaran digital, produk-produk UMKM Badung diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: AntaraNews