Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, baru-baru ini meresmikan Taman Mekotek yang berlokasi di Desa Wisata Munggu. Peresmian ini menandai langkah strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata. Pembangunan taman ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan ke kawasan tersebut.
Monumen Taman Mekotek dibangun dengan anggaran sebesar Rp2,4 miliar dari APBD Badung 2025. Proyek ini bertujuan untuk mewujudkan pariwisata berkualitas sekaligus melestarikan tradisi lokal. Tradisi Mekotek sendiri merupakan ritual tolak bala yang telah turun-temurun dilaksanakan oleh masyarakat Hindu setempat.
Adi Arnawa menegaskan bahwa keberadaan Taman Mekotek tidak hanya sebagai destinasi wisata ikonik. Ia juga berharap taman ini dapat berfungsi sebagai pusat edukasi budaya bagi generasi muda. Selain itu, potensi peningkatan pendapatan masyarakat melalui UMKM juga menjadi salah satu target utama.
Advertisement
Advertisement
Pembangunan Taman Mekotek merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya. Tradisi Mekotek adalah upacara tolak bala yang unik dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Desa Munggu. Ritual ini tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga daya tarik budaya yang kuat bagi pengunjung.
Bupati Adi Arnawa menyatakan bahwa monumen ini sejalan dengan visi Badung untuk pariwisata berkualitas. Ia menekankan pentingnya pelestarian seni dan budaya lokal melalui pembangunan infrastruktur pariwisata. Kehadiran Taman Mekotek diharapkan dapat memperkuat identitas budaya Desa Munggu.
Selain sebagai ikon wisata, Taman Mekotek juga dirancang sebagai pusat edukasi. Generasi muda dapat belajar tentang makna dan sejarah tradisi Mekotek secara langsung di lokasi ini. Hal ini penting untuk memastikan bahwa warisan budaya yang berharga ini tetap lestari dan dikenal luas.
Advertisement
Advertisement
Keberadaan Taman Mekotek diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Bupati Adi Arnawa secara spesifik menyebut potensi pertumbuhan UMKM di sekitar area taman. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan akan membuka peluang bisnis baru bagi warga Desa Munggu.
Pemerintah daerah mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam mengembangkan potensi desanya. Sinergi antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama keberhasilan proyek ini. Kolaborasi ini penting untuk menggali lebih banyak potensi yang dimiliki oleh Desa Munggu.
Kepala Dinas Pariwisata Badung, Nyoman Rudiarta, menambahkan bahwa pariwisata berkualitas membutuhkan sarana penunjang dan atraksi menarik. Monumen seperti Taman Mekotek sangat layak dijadikan pojok dan sentra ekonomi kreatif. Hal ini akan mendukung upaya peningkatan daya tarik desa wisata secara keseluruhan.
Advertisement
Pemkab Badung terus mendorong seluruh desa wisata untuk meningkatkan daya tarik yang dimiliki. Tidak hanya atraksi budaya, tetapi juga ikon-ikon yang dapat menjadi daya tarik tersendiri. Taman Mekotek adalah contoh nyata dari upaya tersebut untuk kemajuan pariwisata Badung.
Sumber: AntaraNews