RUPST WOM Finance Ubah Susunan Pengurus, Ini Susunan Komisaris dan Direksi Terbaru
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan mencatat penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp5,94 triliun.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan.
Sehubungan dengan keputusan tersebut, maka susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah WOM Finance secara resmi ditetapkan sebagai berikut
Dewan Komisaris :
1. Bapak Steffano Ridwan : Presiden Komisaris
2. Ibu Thillagavathy Nadason : Komisaris
3. Bapak Taufik Aulia : Komisaris
4. Ibu Sarastri Baskoro : Komisaris Independen
5. Ibu Rallyati Arianto Wibowo, S.E. : Komisaris Independen
Direksi :
1. Ibu Cincin Lisa Hadi : Direktur
2. Bapak Hendrik Progo : Direktur
3. Bapak Ir. Paulus Cholot Janala : Direktur
Dewan Pengawas Syariah
1. Bapak Dr. H. Abdul Jabar Majid, M.A. : Ketua
2. Bapak Prof. Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen : Anggota
Persetujuan Lainnya
RUPSLB WOM Finance membahas beberapa agenda, di antaranya adalah persetujuan atas Perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait Penyesuaian terhadap Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2025 dan Persetujuan atas Rencana Mengalihkan Hak atau Menjaminkan Sebagian Besar atau Seluruh Piutang Milik Perseroan.
Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas kepercayaan dan dukungan seluruh stakeholder sepanjang tahun 2025. Di tengah kondisi ekonomi dan persaingan bisnis yang cukup menantang, Perseroan berhasil membukukan kinerja yang solid dan secara konsisten membagikan dividen kepada seluruh pemegang saham.
Direktur WOM Finance, Cincin Lisa Hadi, mengungkapkan bahwa hingga 31 Desember 2025, Perseroan mencatat penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp5,94 triliun atau tumbuh 9,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Total aset meningkat 6,08 persen menjadi Rp7,37 triliun dan ekuitas naik 4,81% menjadi Rp1,98 triliun.
Laba Perusahaan
Perseroan juga membukukan laba bersih Rp142,55 miliar dengan Return on Asset 2,41 persen dan Return on Equity 7,45 persen. Sementara itu, kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio NPF gross 2,17 persen dan NPF net 0,95 persen. Perseroan menilai pencapaian tersebut menunjukkan pengelolaan risiko yang prudent serta penerapan prinsip kehati-hatian yang konsisten di tengah dinamika dan persaingan ketat di industri pembiayaan Indonesia.
Cincin Lisa menambahkan sebagai upaya Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan, pada tahun 2025 WOM Finance telah melakukan penerbitan obligasi melalui skema Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025 dengan nilai sebesar Rp1,5 triliun. Selain itu, Perseroan juga memperoleh tambahan fasilitas kredit dari perbankan sebesar Rp1,65 triliun.
Sementara itu, pada agenda acara RUPSLB tahun 2026, WOM Finance telah memperoleh persetujuan untuk mengubah beberapa ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan. Selain itu, WOM Finance juga memperoleh persetujuan atas rencana pengalihan hak atau penjaminan sebagian besar maupun seluruh piutang milik Perseroan.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat likuiditas dan mendukung pendanaan Perseroan, sekaligus memastikan pelaksanaan strategi korporasi berjalan sesuai prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.