Raup Laba Rp129 Miliar, PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp2.9 Triliun di 2025
Perolehan nilai kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana swasta sebesar 47,31 persen.
Perusahaan BUMN properti dan investasi, PT PP (Persero) Tbk meraup laba sebesar Rp129,4 miliar secara year on year (YoY) pada tahun 2024. Realisasi laba ini meningkat sebesar 1,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo mengatakan, kenaikan laba ini ditopang oleh kenaikan pendapatan usaha di akhir tahun 2024 sebesar 7,30 persen dengan nilai total pendapatan usaha yaitu Rp19,81 triliun. Kemudian, bagian laba ventura bersama senilai Rp1,24 triliun atau naik sebesar 84,51 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Joko menambahkan, PTPP juga berhasil mendapatkan sejumlah proyek baru di awal tahun 2025. Hingga Februari 2025, PTPP berhasil mencatatkan nilai kontrak baru senilai Rp2,9 triliun.
"Perolehan ini memiliki pencapaian 108 persen dari yang di targetkan di Bulan Februari 2025, dan 10,21 persen," ujar Joko di Jakarta, Kamis (27/3).
Perolehan nilai kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana swasta sebesar 47,31 persen, pemerintah sebesar 38,58 persen, dan BUMN sebesar 14,11 persen.
Adapun perolehan kontrak baru tertinggi yaitu pada sektor jalan dan jembatan sebesar 46,70 persen. Disusul, gedung sebesar 37,63 persen, bendungan sebesar 9,34 persen, irigasi sebesar 5,93 persen, dan oil and gas sebesar 0,4 persen.
Rincian Kontrak Proyek
Capaian kontrak baru yang berhasil diraih PTPP pada bulan Januari –Februari 2025 diantaranya yaitu Proyek Bromo General Contractor Works Batam senilai Rp410,55 miliar. Selanjutnya, pembangunan RSUD Krui dan Anambas senilai Rp289,9 miliar, Bendungan Bagong Paket 3 senilai Rp271,8 miliar, RSU Adhyaksa Jambi senilai Rp 224,4 miliar, dan RSU Adhyaksa Banten Tahap 2 senilai Rp163,8 miliar.
Di tahun 2025, PTPP fokus dalam penyelesaian proyek on going dan tetap fokus dalam membidik proyek-proyek konstruksi dalam rangka mendukung pembangunan nasional.
"Sesuai dengan kapasitas dan kekuatan PTPP, kami tetap fokus pada core business konstruksi dalam peningkatan kinerja di tahun 2025, khususnya pada tahun ini PTPP membidik proyek proyek yang selaras dengan program asta cita seperti pembangunan rumah sakit, lahan pertanian - termasuk irigasi, waduk, dan bendungan, serta pembangunan sekolah, dan infrastruktur desa sampai dengan pembangunan rumah bersanitasi," tandasnya.