Seskab dan Dirut KAI Tinjau Progres Pembangunan Hunian Warga Senen, Target Selesai Juni 2026
Sekretaris Kabinet dan Dirut KAI meninjau langsung progres Pembangunan Hunian Warga Senen, memastikan tempat tinggal layak segera terwujud bagi masyarakat.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin meninjau langsung perkembangan pembangunan hunian. Peninjauan ini dilakukan bagi warga yang selama ini tinggal di pinggiran rel kereta api kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Kunjungan pada Sabtu, 25 April 2026, ini bertujuan memastikan progres pembangunan hunian layak bagi masyarakat. Proyek ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan tempat tinggal yang nyaman.
Hunian baru tersebut dirancang untuk mengatasi kondisi tempat tinggal warga yang selama puluhan tahun tidak layak. Fasilitas dasar seperti air bersih dan MCK yang memadai akan tersedia di lokasi baru.
Progres Pembangunan Hunian Warga Senen Sesuai Arahan Presiden
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa peninjauan ini sangat penting untuk memastikan kelancaran proyek. Pembangunan hunian ini ditujukan bagi warga yang mendiami bantaran rel kereta api, sekitar 2 kilometer dari pusat ibu kota. Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah meninjau lokasi permukiman tersebut secara mendadak pada 26 Maret 2026 atau sekitar satu bulan lalu. Arahan Presiden menjadi dasar utama percepatan pembangunan hunian yang layak dan nyaman. Tujuannya adalah untuk menyediakan fasilitas dasar yang selama ini tidak dimiliki warga, seperti air bersih dan MCK.
Lokasi hunian baru ini strategis, hanya sekitar 500 meter dari rel kereta Pasar Senen dan dilengkapi fasilitas hunian. Fasilitas yang disediakan mencakup MCK, air bersih, tempat ibadah, serta arena bermain anak, dan fasilitas pendukung lainnya.
Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Penyediaan Hunian Layak
Teddy Indra Wijaya juga mengungkapkan bahwa pembangunan hunian ini berjalan sangat cepat berkat kerja sama erat. Kolaborasi ini melibatkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait. Sinergi antarlembaga ini menjadi kunci keberhasilan proyek.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, pada kesempatan sebelumnya menyatakan target penyelesaian hunian. Pembangunan rumah susun (rusun) sebanyak 324 unit di kawasan Senen dijadwalkan selesai pada 15 Juni 2026.
Selain itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga telah menyiapkan sekitar 500 unit rumah di kawasan Kramat, Jakarta. Total keseluruhan pembangunan hunian untuk warga bantaran rel mencapai 824 unit rumah. Penataan permukiman yang lebih layak ini akan terus dilakukan secara bertahap di berbagai lokasi lain.
Sumber: AntaraNews