AHY Tanam Pohon Koridor Hijau di Tol Prambanan-Purwomartani, Perkuat Pembangunan Berbasis Lingkungan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) AHY memimpin penanaman pohon di Koridor Hijau ruas Tol Prambanan-Purwomartani Sleman, wujudkan komitmen pemerintah untuk pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin kegiatan penanaman pohon di Koridor Hijau ruas Tol Prambanan-Purwomartani, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Aksi ini dilakukan sebagai langkah konkret penguatan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (RTHB) di sepanjang jalur tol.
Kegiatan penanaman pohon ini menegaskan komitmen pemerintah di bawah arah Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan pembangunan berbasis lingkungan. Tujuannya adalah untuk menciptakan Indonesia yang asri dan berkelanjutan di masa depan.
AHY menekankan pentingnya pembangunan yang berorientasi pada manusia, memastikan keseimbangan antara infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Penanaman puluhan pohon ini menjadi salah satu implementasi nyata dari komitmen tersebut.
Komitmen Pembangunan Berbasis Lingkungan
AHY menyatakan bahwa semangat pemerintah adalah melestarikan bumi, dan program RTHB ini merupakan langkah nyata yang sangat penting. Pembangunan harus tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan.
Pemerintah terus berupaya mengembangkan konsep koridor hijau di sepanjang jalan tol Solo–Yogyakarta hingga Bandara YIA di Kulon Progo. Hal ini menunjukkan fokus pada keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan kelestarian alam.
Upaya ini adalah ikhtiar untuk menghadapi berbagai tantangan ekologis yang mendesak, seperti deforestasi, pencemaran, dan perubahan iklim. Kegiatan ini juga merupakan gerakan moral sekaligus aksi nyata yang perlu dikawal bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.
Implementasi Koridor Hijau dan Peran Pohon Trembesi
Salah satu implementasi konkret dari konsep koridor hijau adalah penanaman pohon trembesi di sepanjang jalur tol Prambanan-Purwomartani. Pohon trembesi dipilih karena kemampuannya yang tinggi dalam menyerap karbon dan menyimpan air.
AHY menyampaikan bahwa ke depan, pemerintah akan mendorong penanaman pohon trembesi setiap 100 kilometer di sepanjang jalur tersebut. Ini merupakan strategi jangka panjang untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aspek fungsional jalan tol, tetapi juga pada penciptaan lingkungan yang lebih hijau dan sehat. Penanaman ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem sekitar dan kualitas udara.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Manfaat Jangka Panjang
Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menyambut baik program Koridor Hijau ini. Ia menilai program ini sebagai langkah strategis dalam mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan fungsi ekologis.
Menurut Ni Made, pembangunan harus berjalan selaras dengan kelestarian alam, dan penanaman pohon serta penyediaan RTHB menjadi komitmen bersama untuk keberlanjutan lingkungan. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Melalui pendekatan tersebut, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang yang signifikan bagi masyarakat. Manfaat tersebut mencakup peningkatan kualitas lingkungan dan dukungan terhadap upaya mitigasi perubahan iklim.
Sumber: AntaraNews