Presiden Prabowo: Kemiskinan Terjadi karena Pemimpin Tak Pandai dan Andal
Prabowo mengingakan masyarakat untuk tidak melupakan sejarah bangsa Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto menyebut kemiskinan terjadi disebabkan pemimpin-pemimpin negara yang tak pandai dan andal. Selain itu, para pemimpin tak mengerti bagaimana menjalankan sebuah negara sehingga bangsa asing dapat menguasai Indonesia yang kaya.
"Saudara harus mengerti bahwa kemiskinan itu terjadi karena pemimpin-pemimpinnya tidak pandai, tidak andal, tidak kuat, tidak mampu menghadapi penjajahan dari luar," kata Prabowo saat memberikan pembekalan kepada kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat, Jumat (23/8).
"(Kemiskinan) Karena pemimpin tidak pandai, karena pemimpin tidak andal, tidak paham bagaimana menjalankan negara dengan sebaik-baiknya, maka bangsa-bangsa asing bisa menguasai Nusantara yang begini luas," sambungnya.
Dia mengingakan masyarakat untuk tidak melupakan sejarah bangsa Indonesia. Prabowo menuturkan hal ini salah satu upaya untuk memperbaiki semua kekurangan-kekurangan bangsa Indonesia di masa lampau.
"Karena itu salah satu upaya kita sekarang adalah untuk segera memperbaiki semua kekurangan-kekurangan kita sebagai bangsa," jelasnya.
Lahir dari Guru yang Terdidik
Menurut Prabowo, para pemimpin, wakil rakyat, hingga menteri lahir dari para guru dan mereka yang terdidik. Prabowo menekankan para pemimpin harus kuat iman dan hati, serta jangan mau diadu domba pihak lain.
"Bangsa ini harus bersatu, semua pemimpin harus kerja sama tidak boleh diadu domba lagi. Tidak boleh menjadi pemimpin yg berhati kecil, berhati kerdil," tutur Prabowo.
Prabowo menuturkan. ada lebih dari 200 negara di dunia yang dibagi atas beberapa kategori. Dia menegaskan Indonesia harus merdeka dari kemiskinan dan kelaparan.
"Kita tidak boleh menjadi negara yang gagal, kita harus merdeka dari kemiskinan, kelaparan, merdeka dari penderitaan dan itu bisa kita capai dan itu Insya Allah akan kita capai bersama-sama," jelas Prabowo.
Ajak Semua Pihak Kelola Kekayaan Indonesia
Prabowo mengajak semua pihak bersama-sama menjaga dan mengelola kekayaan Indonesia. Dengan begitu, dia optimistis Indonesia akan kembali menjadi negara yang berhasil.
"Kita bersatu bersama-sama menjaga dan mengelola kekayaan kita sehingga kita perbaiki kekurangan-kekurangan kita. Kita atasi penyakit-penyakit masyarakat yang ada di tubuh kita supaya kita kembali menjadi negara yang berhasil," pungkas dia.