PLN Papua Bersihkan 211 KMS Jaringan Listrik, Pastikan Pasokan Andal Jelang Idul Adha
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat bersihkan 211 KMS jaringan listrik di Tanah Papua demi pasokan listrik andal, terutama jelang Idul Adha.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat telah melaksanakan aksi pemeliharaan serentak bertajuk “Gerebek Penyulang” di Tanah Papua. Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan jaringan listrik sepanjang 211 kilometer sirkuit (KMS) guna meningkatkan keandalan pasokan tenaga listrik bagi masyarakat.
Aksi pembersihan jaringan listrik ini dilakukan pada Sabtu, 23 Mei, sebagai bagian dari upaya mitigasi preventif terhadap potensi gangguan. Kondisi geografis Papua yang didominasi pegunungan dan hutan tropis menjadi tantangan utama dalam menjaga infrastruktur kelistrikan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menegaskan komitmen PLN. Pihaknya ingin memastikan masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang andal, khususnya menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada 27 Mei 2026.
Upaya Masif Jaga Keandalan Listrik PLN Papua
Dalam kegiatan “Gerebek Penyulang” ini, PLN mengerahkan total 767 personel gabungan. Tim ini terdiri dari petugas pelayanan teknik, tim pemeliharaan khusus, pengawas keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta lima tim Pasukan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
Pengerahan personel secara masif ini menunjukkan keseriusan PLN dalam menghadirkan kualitas layanan kelistrikan terbaik. Hal ini dilakukan demi kenyamanan seluruh masyarakat di Tanah Papua.
Roberth Rumsaur menjelaskan bahwa sapu bersih ini mencakup segala potensi gangguan jaringan listrik. Tujuannya adalah agar pasokan listrik tetap stabil dan minim gangguan.
Detail Pemeliharaan dan Persiapan Idul Adha
Selain membersihkan jalur jaringan listrik, tim PLN juga merapikan 716 batang pohon yang berpotensi mengganggu. Pemangkasan dahan dilakukan secara cermat untuk menghindari kontak langsung dengan kabel listrik.
Perbaikan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) juga dilakukan di 454 titik krusial. Pembenahan konstruksi gardu listrik juga menjadi fokus di 91 titik yang memerlukan perhatian khusus.
Pemasangan proteksi petir pada 18 titik lokasi turut melengkapi upaya pemeliharaan ini. Langkah-langkah ini penting untuk mengurangi risiko kerusakan akibat sambaran petir.
Kegiatan pemeliharaan jaringan listrik ini juga merupakan bagian dari kesiapan PLN menghadapi Idul Adha 1447 Hijriah. PLN berharap seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar tanpa gangguan listrik.
Sumber: AntaraNews