PT PLN (Persero) menjamin Pasokan Listrik Idul Fitri Papua akan tetap aman selama perayaan Lebaran 1447 Hijriah. Kesiapan ini ditunjukkan melalui masa siaga kelistrikan yang telah dimulai sejak 14 Maret hingga 28 Maret 2026. Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan seluruh masyarakat dapat merayakan momen kemenangan dengan nyaman dan tanpa gangguan listrik.
Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo, menyatakan bahwa perusahaannya telah membuka 64 posko siaga di seluruh Tanah Papua. Posko-posko ini berfungsi untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan selama periode siaga Lebaran. Kunjungan kerja intensif juga dilakukan untuk memastikan infrastruktur vital beroperasi optimal.
Hartanto menambahkan, PLN berkomitmen penuh agar perayaan Idul Fitri 1447 H dapat berjalan lancar. Masyarakat di Tanah Papua tidak perlu khawatir akan kehabisan daya listrik. Jaminan ini diberikan setelah serangkaian persiapan matang yang melibatkan pengecekan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan.
Advertisement
Advertisement
Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan di Tanah Papua
Dalam rangka memastikan Pasokan Listrik Idul Fitri Papua tetap andal, PLN telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah infrastruktur strategis. Pada Jumat (13/3), tim PLN meninjau langsung PLTU Holtekamp, PLTMG Jayapura Peaker, serta Gardu Induk Skyline. Inspeksi ini bertujuan untuk memastikan sistem transmisi dan distribusi listrik kepada pelanggan berjalan optimal tanpa hambatan.
Hartanto Wibowo menegaskan bahwa pengecekan infrastruktur ini merupakan bagian integral dari strategi kesiapsiagaan PLN. Setiap komponen sistem kelistrikan diperiksa secara detail untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi masalah. Dengan demikian, keandalan Pasokan Listrik Idul Fitri Papua dapat terjamin sepenuhnya.
Sebanyak 64 posko siaga yang tersebar di seluruh Tanah Papua akan menjadi garda terdepan dalam menangani setiap potensi gangguan. Tim teknis siap siaga 24 jam untuk merespons cepat dan memulihkan layanan listrik jika terjadi insiden. Kesiapan sumber daya manusia dan peralatan juga menjadi fokus utama dalam masa siaga ini.
Advertisement
Advertisement
Dukungan SPKLU dan Prioritas Pengamanan
PLN juga meninjau kesiapan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mendukung mobilitas masyarakat. Sebanyak 39 unit SPKLU saat ini tersebar di 25 lokasi berbeda di Tanah Papua. Fasilitas ini siap melayani kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik selama masa libur Lebaran.
Hartanto menyatakan, "Saat ini terdapat 39 unit SPKLU yang tersebar di 25 lokasi di Tanah Papua yang siap melayani kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik masyarakat." Kesiapan SPKLU ini menunjukkan komitmen PLN dalam mendukung transisi energi dan kenyamanan pengguna kendaraan listrik. Ini juga menjadi bagian penting dalam menjamin Pasokan Listrik Idul Fitri Papua yang komprehensif.
Selain dukungan SPKLU, PLN memprioritaskan pengamanan kelistrikan di 126 lokasi khusus. Lokasi-lokasi ini mencakup tempat ibadah dan pusat keramaian yang akan banyak dikunjungi masyarakat selama Idul Fitri. Perhatian khusus ini bertujuan untuk memastikan pasokan listrik tetap andal di area-area vital tersebut.
Advertisement
Hartanto Wibowo menambahkan, "Untuk itu kami sangat menjamin bahwa sistem kelistrikan di Tanah Papua dalam kondisi aman sehingga masyarakat dapat menikmati momen kemenangan Idul Fitri bersama keluarga dengan terang benderang tanpa khawatir gangguan listrik." Pernyataan ini menegaskan kembali dedikasi PLN untuk memberikan layanan terbaik selama perayaan penting ini.
Sumber: AntaraNews