Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur (Jaktim) sedang gencar membangun turap saluran air di wilayah Lubang Buaya. Pembangunan ini berlokasi tepatnya di Jalan Al Baido I, RT 10/RW 09, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung.
Proyek vital ini bertujuan utama untuk mencegah terjadinya genangan dan banjir yang kerap melanda kawasan tersebut setiap kali hujan deras. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut langsung dari usulan warga setempat dan pihak SMPN 272 Lubang Buaya.
Pengerjaan turap telah dimulai sejak 17 Juni 2026 dan ditargetkan rampung pada 7 Agustus 2026. Delapan personel Pasukan Biru dikerahkan untuk memastikan kelancaran dan penyelesaian proyek tepat waktu.
Advertisement
Advertisement
Mengatasi Genangan Akibat Saluran Tanpa Penahan
Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cipayung, Dian Kartika, menjelaskan bahwa kawasan Jalan Al Baido I sering mengalami genangan. Hal ini terjadi khususnya saat hujan deras karena saluran air di sana belum memiliki dinding penahan yang memadai.
Kondisi tersebut menyebabkan air meluap dan menggenangi area sekitar, mengganggu aktivitas warga. Pembangunan turap ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang untuk masalah tersebut.
Meskipun petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) rutin membersihkan saluran, genangan air masih sering terjadi. Lurah Lubang Buaya, Latiful Syamsi, menambahkan bahwa banjir sering mencapai ketinggian 40 hingga 60 sentimeter di sekitar Jalan Al Baido I.
Advertisement
Kehadiran turap yang layak menjadi kunci untuk efektif mengatasi genangan. Harapannya, warga tidak lagi khawatir akan dampak buruk banjir saat musim hujan tiba.
Advertisement
Detail Teknis dan Progres Pembangunan Turap Lubang Buaya
Pembangunan turap di Jalan Al Baido I memiliki spesifikasi teknis yang cukup signifikan. Dian Kartika menyebutkan, turap dibangun sepanjang kurang lebih 100 meter.
Tinggi turap mencapai 1,5 meter, dirancang untuk menahan volume air yang besar. Material yang digunakan meliputi batu kali belah, semen, dan pasir, memastikan kekuatan dan durabilitas struktur.
Hingga saat ini, progres pekerjaan pembangunan turap telah mencapai sekitar 25 persen. Target penyelesaian pada 7 Agustus 2026 menunjukkan komitmen SDA Jaktim dalam menanggulangi masalah banjir secara cepat.
Advertisement
Delapan personel Pasukan Biru dikerahkan secara intensif untuk mempercepat proses pembangunan. Mereka bekerja keras memastikan setiap tahapan proyek berjalan sesuai rencana dan standar kualitas yang ditetapkan.
Advertisement
Apresiasi dan Harapan Warga Terhadap Pembangunan Turap
Respons cepat dari jajaran Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cipayung mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak. Lurah Lubang Buaya, Latiful Syamsi, secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya.
Menurut Latiful, pembangunan turap ini diharapkan mampu mengatasi genangan yang selama ini sering terjadi. Genangan tersebut tidak hanya mengganggu, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian materi bagi warga.
Dian Kartika juga menyatakan harapannya agar setelah pembangunan turap selesai, tidak akan ada lagi genangan di area tersebut. Terutama saat hujan deras, kondisi jalan diharapkan tetap kering dan aman bagi pengguna jalan serta penghuni sekitar.
Advertisement
Proyek pembangunan turap ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan bebas dari ancaman banjir.
Sumber: AntaraNews