Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) secara resmi menunjuk legenda AC Milan dan timnas Italia, Paolo Maldini, sebagai Direktur Teknik mereka. Penunjukan ini diumumkan pada Minggu, 12 Juli, menandai langkah signifikan dalam upaya restrukturisasi sepak bola Italia. Maldini diharapkan membawa pengalaman dan visinya untuk mengangkat kembali performa tim nasional.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi besar FIGC untuk membenahi tim nasional setelah Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Kegagalan tersebut memicu kritik luas dan kebutuhan mendesak akan perubahan struktural dalam federasi. Maldini akan memainkan peran kunci dalam menentukan arah masa depan sepak bola Italia.
Presiden FIGC, Giovanni Malago, menyatakan kegembiraannya atas kesediaan Maldini menerima posisi tersebut. "Presiden (FIGC) Giovanni Malago dengan senang hati mengumumkan bahwa Paolo Maldini telah menerima posisi sebagai Direktur Teknik," demikian pernyataan resmi FIGC melalui media sosial mereka. Penunjukan ini berlaku hingga tahun 2028, menunjukkan komitmen jangka panjang.
Advertisement
Advertisement
Latar Belakang Penunjukan dan Misi Berat Paolo Maldini
Penunjukan Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik FIGC tidak lepas dari rekam jejak timnas Italia yang kurang memuaskan dalam beberapa tahun terakhir. Gli Azzurri gagal tampil di Piala Dunia untuk edisi ketiga secara berturut-turut, sebuah situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi negara dengan empat gelar juara dunia. Kegagalan ini menciptakan tekanan besar bagi federasi untuk melakukan reformasi menyeluruh.
Giovanni Malago, yang baru terpilih sebagai Presiden FIGC bulan lalu, berada di balik keputusan penting ini. Malago menggantikan Gabriele Gravina, yang mengundurkan diri menyusul kegagalan Italia di babak kualifikasi Piala Dunia pada April lalu. Pergantian kepemimpinan ini menunjukkan tekad kuat untuk membawa perubahan signifikan dalam tubuh federasi.
Tugas pertama yang diemban Maldini adalah mencari pelatih baru untuk Timnas Italia. FIGC sebelumnya telah mengakhiri kerja sama dengan Gennaro Gattuso setelah Italia kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina pada playoff Piala Dunia Maret lalu. Kekalahan tersebut secara definitif memastikan Gli Azzurri kembali absen dari panggung sepak bola terbesar dunia. Maldini harus segera menemukan sosok yang tepat untuk memimpin skuad.
Advertisement
Advertisement
Profil Legenda dan Dukungan untuk Revitalisasi Sepak Bola Italia
Paolo Maldini dikenal sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah sepak bola Italia dan dunia. Pria berusia 58 tahun ini mengoleksi 126 penampilan bersama timnas Italia, menunjukkan dedikasinya yang luar biasa. Sepanjang karier bermainnya, Maldini hanya membela AC Milan, membantu klub meraih tujuh gelar Serie A dan banyak trofi bergengsi lainnya.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Teknik FIGC, Maldini memiliki pengalaman serupa di AC Milan selama empat tahun. Pengalaman ini memberinya bekal yang berharga dalam manajemen sepak bola tingkat tinggi. Kehadirannya diharapkan membawa disiplin, profesionalisme, dan mentalitas juara ke dalam struktur tim nasional.
Untuk mendukung Maldini, FIGC juga mengumumkan bahwa mantan rekan setimnya di AC Milan, Leonardo, akan bergabung sebagai penasihat. Kehadiran Leonardo diharapkan memberikan sinergi positif dalam upaya revitalisasi sepak bola Italia. Kolaborasi dua legenda ini diharapkan mampu membawa dampak signifikan bagi masa depan Gli Azzurri.
Advertisement
Sumber: AntaraNews