PLN Papua Salurkan Listrik Gratis, Tingkatkan Akses Pendidikan di Merauke
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menyalurkan listrik gratis kepada Yayasan Al Khodijah Merauke, membuktikan komitmen PLN Papua Salurkan Listrik Gratis untuk pendidikan dan sosial.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (PLN Papua) telah menyalurkan bantuan listrik gratis. Inisiatif ini ditujukan untuk Yayasan Al Khodijah di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Bantuan ini diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar serta aktivitas sosial di lingkungan yayasan tersebut.
Penyambungan listrik gratis ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. General Manager PLN Papua, Diksi Erfani Umar, menyatakan bahwa program ini membuktikan komitmen PLN. Mereka tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga penggerak sosial yang peduli.
Dana untuk program ini berasal dari hasil penjualan paket sembako dalam pasar murah yang diselenggarakan PLN. Dana tersebut digunakan untuk biaya penyambungan kWh meter, instalasi listrik, dan penambahan daya. Ini berlaku bagi fasilitas umum dan masyarakat prasejahtera di wilayah Merauke.
Komitmen Sosial PLN Papua Melalui Program Listrik Gratis
Program listrik gratis yang digagas PLN Papua menunjukkan dedikasi perusahaan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN berupaya memberikan dampak positif. Fokus utamanya adalah pada sektor pendidikan dan sosial di daerah terpencil.
Diksi Erfani Umar menegaskan bahwa PLN memanfaatkan sumber daya internal untuk mewujudkan program ini. Hasil penjualan paket sembako dalam pasar murah menjadi tulang punggung pembiayaan. Ini mencakup penyediaan kWh meter, instalasi listrik, hingga penambahan daya yang dibutuhkan.
Pendekatan inovatif ini memungkinkan PLN untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Program ini tidak hanya sekadar menyalurkan listrik. Lebih dari itu, program ini menjadi bukti nyata kepedulian PLN sebagai entitas yang bertanggung jawab secara sosial. Ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menerangi negeri.
Dampak Positif Listrik Gratis bagi Yayasan Al Khodijah
Bantuan listrik gratis dari PLN Papua secara signifikan meningkatkan fasilitas di Yayasan Al Khodijah. Pemasangan baru dilakukan pada asrama guru dan ruang kelas sekolah menengah pertama. Sebelumnya, fasilitas listrik di yayasan ini sangat terbatas, hanya terpusat di gedung masjid.
Dengan adanya penambahan daya listrik, aktivitas belajar mengajar kini dapat berlangsung lebih optimal. Khususnya, kegiatan mengaji pada malam hari dapat berjalan lancar. Penerangan yang memadai sangat mendukung proses pendidikan dan ibadah para santri dan guru.
Peningkatan infrastruktur listrik ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Hal ini juga mendukung pengembangan potensi anak-anak di Merauke. Akses listrik yang stabil adalah kunci untuk pendidikan yang lebih baik dan merata.
Perluasan Jangkauan dan Harapan PLN untuk Masyarakat
Hingga saat ini, program bantuan listrik gratis PLN Papua telah menjangkau 25 pelanggan di Merauke. Jumlah ini terdiri dari 16 fasilitas umum dan sembilan rumah tangga prasejahtera. Ini menunjukkan cakupan program yang cukup luas dan berdampak langsung.
PLN berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program serupa di masa mendatang. Targetnya adalah fasilitas sosial seperti panti asuhan, sekolah, dan tempat ibadah. Upaya ini akan terus dilakukan di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat.
Melalui program ini, PLN berharap kehadiran listrik dapat menjadi penopang penting. Tujuannya adalah peningkatan kualitas pendidikan, ekonomi, dan kesehatan masyarakat setempat. Listrik diharapkan menjadi katalisator kemajuan di wilayah timur Indonesia.
Sumber: AntaraNews